Kombes Pol. Jhonny Edison Isir (TN 1) Putra Papua Pertama dalam Sejarah Jadi Ajudan Presiden RI

IMG-20170816-WA0116

Tribratanews.polri.go.id – Polda Papua Jayapura – Pertama dalam sejarah, putra asal Papua, kelahiran Jayapura 7 Juni 1975 dipercayakan (akan) menjabat sebagai ajudan Presiden RI Joko Widodo. Kabar ini sebenarnya kian santer diperbincangkan berbagai kalangan dan komunitas disejumlah grup media sosial beberapa waktu terakhir ini, bahwa suami dari Astrid Alice Parera yang sementara menjabat sebagai Dirkrimsus Polda Riau akan mencatatkan namanya dalam sejarah Polri.

Tapi soal membuat sejarah, sebetulnya bukan pertama bagi pemilik nama lengkap Kombes Pol Jhonny Edison Isir SIK, MTcP. Ia pernah mencatatkan hal itu, ketika menyelesaikan pendidikan AKPOL pada 1996 dengan meraih penghargaan Adhi Makayasa, yang langsung disematkan oleh Presiden kedua RI, Suharto. Dialah putra Papua pertama yang mengukir namanya di Bumi Magelang, Jawa Tengah.

Irfan Urane Azis berhasil meraih predikat Grand Champion dan medali emas dalam Internasional Mathematic Contest (IMC) 2017

Putra Kapolda Jago Matematika, Raih Predikat Grand Champion Tingkat Dunia

Putra Kapolda Jago Matematika, Raih Predikat Grand Champion Tingkat Dunia

Mertoyudan, (magelang.sorot.co)–Satu lagi prestasi kembali diraih siswa SMA Taruna Nusantara (TN) Magelang, Kabupaten Magelang. Kali ini berhasil meraih predikat Grand Champion dan medali emas dalam Internasional Mathematic Contest (IMC) 2017 yang dilangsungkan di Singapura pada awal Agustus 2017.

Dalam ajang yang diikuti lebih dari 1.000 pelajar perwakilan dari 14 negara tersebut, siswa yang dikirim yakni Irfan Urane Azis (16). Ia mampu meraih medali emas untuk Indonesia dalam IMC 2017. Bahkan dalam IMC ini, Irfan mampu memperoleh nilai tertinggi. Atas prestasi yang diraihnya, ia berhak Piala Grand Champion pada kontes Matematika tingkat dunia.

Putera kedua pasangan Irjen Pol Idham Azis (54) dan Fitri Handari (42) ini mengakui, kecintaannya terhadap pelajaran Matematika tumbuh sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. Kemampuan soal Matematika terus diasah, bahkan saat masih duduk di SMPN 2 Depok pernah memenangi berbagai kontes Matematika tingkat dunia seperti di Korea, China, Malaysia hingga India.

Irfan Urane Azis, Siswa Taruna Nusantara Peraih “Grand Champion” Kontes Matematika Dunia

Irfan Urane Azis, siswa SMA Taruna Nusantara Magelang yang meraih medali emas dan Grand Champion pada International Mathematic Contest (IMC) 2017, di Singapura, awal Agustus 2017. Irfan ditemui di SMA Taruna Nusantara, Senin (14/8/2017).
Irfan Urane Azis, siswa SMA Taruna Nusantara Magelang yang meraih medali emas dan Grand Champion pada International Mathematic Contest (IMC) 2017, di Singapura, awal Agustus 2017. Irfan ditemui di SMA Taruna Nusantara, Senin (14/8/2017).(KOMPAS.com/Ika Fitriana)

MAGELANG, KOMPAS.com – Seorang pelajar SMA Taruna Nusantara, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, berhasil menorehkan prestasi tertinggi untuk Indonesia pada Internasional Mathematic Contest (IMC) 2017 di Singapura awal Agustus 2017.

Dia adalah Irfan Urane Azis (16) siswa kelas 11 sekolah tersebut. Irfan menggondol medali emas pada kontes yang diikuti oleh lebih dari 1.000 pelajar perwakilan dari 14 negara itu. Irfan bahkan menjadi satu-satunya peserta yang meraih nilai tertinggi dari seluruh peserta dan berhak menjadi Grand Champion pada kontes Matematika tingkat dunia itu.

“Saya bangga bisa mempersembahkan prestasi ini untuk keluarga, sekolah, dan Indonesia tentunya,” ujar Irfan kepada Kompas.com ditemui di SMA Taruna Nusantara, Senin (14/8/2017).

Direktur BLU LPMUKP, Syarif Syahrial (TN 5), menyepakati mengelola dana LPMUKP Rp 13 miliar untuk permodalan 2.403 pelaku usaha mikro dan kecil sektor kelautan dan perikanan

Menteri Susi Menyaksikan Penandatanganan Kerjasama Koperasi Perikanan dengan BLU LPMUKP

Syarif Syahrial (paling kiri)

Menteri KKP Susi Pudjiastuti menghadiri penandatanganan skema kredit khusus untuk nelayan bersama Badan Layanan Umum Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (BLU LPMUKP) dengan KUD Mino Saroyo Cilacap, Koperasi Inka Bantul VII Projo Mino, Koperasi Wisata Mina Bahari 45 Bantul dan Pusat Penyuluh Mandiri Kelautan Perikanan (P2MKP) Bening Jati Anugerah Bogor. Penandatanganan di lakukan di di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap, Senin (14/8/2017).

TRIBUNNEWS.COM, CILACAP – Setelah tertunda selama lebih dari 10 tahun, akhirnya skema kredit khusus untuk nelayan resmi diluncurkan.

Hal ini ditandai dengan kerjasama Badan Layanan Umum Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (BLU LPMUKP) dengan KUD Mino Saroyo Cilacap, Koperasi Inka Bantul VII Projo Mino, Koperasi Wisata Mina Bahari 45 Bantul dan Pusat Penyuluh Mandiri Kelautan Perikanan (P2MKP) Bening Jati Anugerah Bogor.

Direktur BLU LPMUKP, Syarif Syahrial, menyatakan bahwa kerjasama ini menyepakati untuk mengelola dana bergulir LPMUKP sebesar Rp 13 miliar untuk memenuhi kebetulan permodalan sebanyak 2.403 pelaku usaha mikro dan kecil sektor kelautan dan perikanan.