Kisah Letkol Arm Gregorius Eka Setiawan (TN 5) mengamankan wilayah terluar Indonesia

Jadi Penjaga Pulau Terluar Indonesia, Ini Senjata Jitu Kodim 1312/Talaud


Letkol Arm Gregorius Eka Setiawan

Manado — Kabupaten Kepulauan Talaud tak hanya spesial karena terdiri dari banyak pulau dan adat budaya yang kental, tapi juga karena letak geografisnya yang berada di garda terdepan Indonesia, pulau terluar yang berbatasan langsung dengan Filipina.

Bahkan, jarak salah satu pulau, yaitu Miangas dengan pulau Davao yang ada di Filipina lebih dekat daripada Miangas dan ibukota kabupaten Talaud apabila ditempuh dengan speedboat.

Dengan banyaknya pulau tersebut, tak heran transportasi andalan masyarakat adalah transportasi laut yang sangat dipengaruhi oleh cuaca.

Apabila cuaca sedang tidak bersahabat, ombak yang ganas dapat membuat kapal-kapal jadi tidak bisa berlayar dan itu berarti pasokan logistik dan listrik menjadi sangat terbatas.

Banyaknya faktor yang dapat menjadi ancaman pun menjadi tantangan tersendiri bagi mereka yang ada di pulau terluar.

Hal tersebut dijelaskan Dandim 1312/Talaud Letkol Arm Gregorius Eka Setiawan kepada BeritaManado.com beberapa waktu lalu di Makorem 131/Santiago.

“Tidak mudah ada di pulau terluar dengan segala keterbatasan yang ada. Berhadapan langsung dengan laut dan negara tetangga yang situasi keamanannya sempat memanas tentu membuat pengamanan pun wajib ditingkatkan, melebihi daerah lain. Apalagi disini ada pulau yang tidak berpenghuni,” ujar Gregorius.

Berdasarkan hal tersebut, Kodim 1312/Talaud yang berada dibawah komando Korem 131/Santiago ini pun melakukan berbagai strategi pengamanan untuk memastikan garda terdepan Indonesia dijaga dengan baik.

“Patroli rutin kita lakukan, ada juga patroli gabungan. Penjagaan rutin sudah pasti. Tapi yang selalu kami lakukan yaitu memperkuat kemanunggalan TNI-Rakyat,” kata Gregorius.

Lanjutnya, hal tersebut merupakan senjata ampuh Kodim 1312/Talaud dalam menjaga pertahanan dan kedaulatan bangsa.

“TNI tak bisa tanpa rakyat, rakyat pun tak bisa tanpa TNI. Kita sama-sama saling membutuhkan untuk Indonesia yang kuat. Saat kita bersama dan solid, kemanunggalan tercipta dengan baik, maka kita akan kuat menghadapi ancaman-ancaman yang datang,” ucap Gregorius Eka. (srisurya)

Bagikan →