Humas SMATN

Bekerja Dengan Penuh Tanggung Jawab, Kolonel Inf Edwin Sumantha (TN 2) Dua Kali Jabat Dandim 0501/BS Jakpus

Dandim 0501/BS Jakpus Kolonel Inf. Edwin Adrian Sumantha

BERITABUANA.CO, JAKARTA –  Dandim 0501/Jakarta Pusat BS untuk kedua kalinya, membuat Kolonel Inf Edwin Adrian Sumantha semakin matang. Dengan wilayah yang menjadi Ring 1 pengamanan VVIP, Presiden serta Wakil Presiden, seluruh jajaran Kodim 0501/BS Jakarta Pusat diharapkan memiliki kewaspadaan lebih dari wilayah lainnya.

Jakarta Pusat tidak asing bagi lulusan Akademi Militer tahun 1997 ini. Sebab 2014-2015 lalu, ia yang masih berpangkat Letnan Kolonel pernah berada di posisi yang sama. Sehingga titik-titik pengamanan, khususnya VVIP telah dikuasainya dengan baik. Saat itu Edwin merupakan Dandim terakhir dengan menyandang pangkat Letnan Kolonel (Letkol).

Bahkan saat ini, Edwin telah memaksimalkan kemajuan teknologi informasi untuk membantuk sistem kerja di jajarannya. Terlebih dalam hal pemantauan kegiatan anggota di kewilayahan.

Menurut Edwin, itu berdasarkan pengalaman dengan kejadian kejadian aksi terorisme beberapa waktu lalu yang terjadi di beberapa tempat di tanah air. Setiap Babinsa diharapkan dapat mendeteksi dan mengantisipasi setiap ancaman yang mungkin timbul tuturnya pada beritabuana.co, Sabtu (11/8).

AKBP Sony Sanjaya S.IK (TN 1) akan jabat Wakasat Brimob Polda Papua

Kapolres Nabire AKBP Sony Sanjaya Akan Mengakhiri Masa Tugasnya Di Nabire

Kapolres Nabire AKBP Sony Sanjaya S.IK akan segera mengakhiri masa tugasnya di Nabire. Hal tersebut sesuai dengan surat perintah Kapolda Papua, Nomor Sprin/699/VIII/Kep/2018, tanggal 9 Agustus 2018.
Hal itu dibenarkan AKBP Sony Sanjaya saat dikonfirmasi oleh Nabire.Net melalui pesan singkat, Jumat malam (10/08).
Dalam surat perintah tersebut, AKBP Sony Sanjaya S.IK akan mengakhiri masa tugasnya di Nabire dan selanjutnya dirinya akan menjabat sebagai Wakasat Brimob Polda Papua.
Selanjutnya posisi Kapolres Nabire yang ditinggalkan AKBP Sony Sanjaya akan diisi oleh AKBP Sonny Marisi Nugroho Tampubolon S.IK, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Supiori.
AKBP Sony Sanjaya S.Ik sendiri telah menjabat sebagai Kapolres Nabire sejak bulan Mei 2016, menggantikan AKBP Semmy Rony Thabaa. [Nabire.Net]

Letkol Laut (P) Daru Cahyo Sumirat, S.E. (TN 1) jabat Asisten Khusus Matra Laut Kohanudnas (Assusmatla)

Pangkohanudnas Pimpin Sertijab Asisten Khusus Matra Darat Dan Asisten Khusus Matra Laut


Pangkohanudnas Pimpin Sertijab Asisten Khusus Matra Darat Dan Asisten Khusus Matra Laut

Panglima Kohanudnas Marsda TNI Imran Baidirus, S.E., memimpin acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Asisten Khusus Matra Darat (Assusmatrad) dan Asisten Khusus Matra Laut (Assusmatla) Kohanudnas dalam suatu upacara militer dipimpin di ruang lobby bawah Makohanudnas Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (7/8). Jabatan Assusmatrad diserahterimakan dari Kolonel Arh. M. Hasyim Laihakim, S.E, M.M., MS.c.,kepada Letnan Kolonel Arh Sjahrir Riyadi dan jabatan Assusmatla dari Kolonel Laut (P) Chrisanto Budi Maesa Paath kepada Letnan Kolonel Laut (P) Daru Cahyo Sumirat, S.E.

Panglima Kohanudnas dalam sambutannya mengatakan,”Serah terima jabatan ini memiliki makna penting dan strategis, karena terkait dengan dinamika proses kesinambungan pembinaan secara menyeluruh, baik pembinaan organisasi, pembinaan personel, maupun regenerasi di lingkungan TNI. Hal ini merupakan suatu proses yang harus dilaksanakan untuk mencapai tujuan dan penyegaran organisasi, agar tujuan organisasi dapat lebih optimal, sesuai dinamika dan tuntutan tugas ke depan.” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan,”Kohanudnas merupakan komando gabungan khusus yang merupakan kotama operasi TNI dengan komponen TNI AU sebagai kekuatan inti, diperkuat oleh unsur-unsur kekuatan Angkatan lain. Assusmatrad dan Assusmatla berkedudukan langsung dibawah Pangkohanudnas yang memiliki tugas memonitor serta mengumpulkan data mengenai kesiapan unsur pertahanan udara TNI Angkatan Darat dan TNI Angkatan Laut dalam rangka tugas-tugas operasi pertahanan udara nasional. Assusmatrad dan Assusmatla dituntut mampu memberikan saran dan pertimbangan kepada Pangkohanudnas berupa koordinasi fungsional dan komando pengendalian terpusat serta membantu penyusunan, perencanaan dan penilaian piranti lunak yang mengatur unsur-unsur pertahanan udara TNI AD dan TNI AL dalam rangka melaksanakan tugas pokok Kohanudnas.” katanya.

Usai serah terima jabatan diadakan kenal pamit antara pejabat lama dan baru dengan perwira Kohanudnas serta pemberian cinderamata dari Pangkohanudnas kepada kedua pejabat lama di Ruang Roesmin Nurjadin, Makohanudnas. Diinformasikan Kolonel Arh. M. Hasyim Laihakim, SE, M.M, M.Sc., selanjutnya menjabat Pamen Wantannas (untuk Analis Kebijakan Bidang Pengembangan Jasa dan Pariwisata Kedeputian Pengembangan Setjen Wantannas) dan Letkol Arh. Sjahrir Rijadi (Alumni Akmil tahun 1995) sebelumnya menjabat Kabagbinsiapsat Sdirbinsen Pussenarhanud, Kodiklatad dan Assusmatla Kolonel Laut (P) Chrisanto Budi Maesa Paath selanjutnya sebagai Pamen Mabes TNI AL dan Letkol Laut (P) Daru Cahyo Sumirat, S.E., (Alumni AAL tahun 1996) sebelumnya menjabat Pabandya-1/Progren Srenum TNI. Upacara dihadiri Kaskohanudnas Marsma TNI Arief Mustofa, para pejabat serta perwira Kohanudnas.

Letda Inf Rovi Ardya Prawira (TN 22) Sang Peraih Adhimakayasa Akmil 2018

Untuk diketahui, Adhi Makayasa merupakan penghargaan bagi lulusan terbaik dari setiap matra TNI dan Kepolisian yaitu Matra Darat, Matra Laut, Matra Udara, dan Matra Kepolisian. Peraih Adhimakayasa ini diberikan kepada seseorang yang terbaik dari semua aspek.

Meraih penghargaan sebagai Adhimakaya bukan pekerjaan mudah, tetapi harus ditempuh melalui perjuangan yang berat dan melelahkan. Menjadi yang terbaik dari yang baik juga dituntut kerja keras dan ketekunan, karena penilaiannya mencakup aspek akademis, jasmani dan kepribadian.

Sang peraih Adhimakayasa Akademi Militer (Akmil) Megelang tahun 2018 ini adalah Letnan Dua (Letda) Inf Rovi Ardya Prawira, S.Tr (Han) yang berhasil menjadi yang terbaik dari 225 Taruna Akmil TNI Angkatan Darat.

Ketika ditanya bagaimana perasaannya menjadi peraih Adhimakayasa, Rovi panggilan akrabnya menceritakan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Besar, karena anugerah ini merupakan berkah dari Yang Maha Kuasa.

“Disamping saya mempunyai motovasi menanamkan dalam diri, bukan yang terbaik yang paling penting, tetapi berbuatlah yang terbaik,”sapa Rovi.

Berbekal motivasi itu, pemuda kelahiran 22 tahun silam ini, menjadi abdi negara sudah menjadi cita cita Rovi sejak kecil. Saat masih bersekolah di TK, pria yang April kemaren baru saja berulang tahun ke-22 pada 8 April lalu ini, sudah kagum dengan seragam yang digunakan oleh perangkat negara.

Karena kenginannya yang besar untuk terjun ke dunia militer, Rovi remaja memiliki impian untuk sekolah di SMA Taruna Nusantara. Saking besarnya keinginan, dia ngotot supaya orang tuanya menyekolahkan dia ke sana. Joko dan sang istri yang ingin memberikan pendidikan terbaik untuk anaknya, rela bolak balik Cimahi-Magelang, agar Rovi bisa sekolah di sana.

Saat akan menamatkan pendidikannya di Taruna Nusantara, Rovi sempat bercerita ke ibunya bahwa dia ingin sekali masuk Akademi Militer (Akmil), sang ibu pun setuju keinginan anaknya masuk Akademi Militer yang berlokasi di Magelang.

Kerja keras pria kelahiran Medan, 8 April 1996 ini berbuah manis, tepanya pada Kamis (20/7/18), dirinya dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara menjadi Perwira muda TNI Angkatan Darat dan siap mengabdikan diri untuk nusa dan bangsa.@Wn http://www.siagaindonesia.com/

Ikastara Medis untuk Gempa NTB

Saat ini kami tim IKASTARA Medis berada di lokasi tenda pengungsian BNPB di SDN 1 Obel Obel, kecamatan Sambelia, kabupaten Lombok Timur, dalam radius 1 km dari pusat gempa (-8.265380,116.548034). Gempa susulan tercatat sudah puluhan kali, yang terakhir baru saja terjadi pukul 03.59 WITA ketika saya sedang mengetik laporan ini. Masyarakat masih trauma dan enggan masuk ke dalam bangunan, serta mudah terbangun dan cemas ketika gempa susulan terjadi lagi.

Untuk menyalurkan bantuan, dapat melalui Rekening Bank Mandiri
an. Arisa Alvin, No Rek. *1610003980344*

Atau berupa barang ke

*Posko Mataram:*
Jln. Adisucipto No 99A, Kebon Roek, kec. Ampenan, kota Mataram, Lombok, propinsi NTB.

CP: Aryo Saloko – 081330071799

*Posko Jakarta:*
Sambal Meledug Indonesia, Jl. Kapten Tendean No.34 Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jaksel

CP: Sri Gusni – 081212378048

Untuk koordinasi lebih lanjut harap menghubungi CP yang tertera di atas saja karena kami yg berada di lapangan sangat kesulitan mencari jaringan seluler baik untuk telefon, sms maupun internet. Kami harus turun 10 km ke selatan untuk mendapatkan sinyal yg cukup baik.

Hillary Cornelia Anggito Nataliza Naibaho (TN 26) mendapat penghargaan pedang tradisi kadga pora

Anak TNI yang Lapor Kelebihan Poin Tes Akpol Diberi Penghargaan

Anak TNI yang Lapor Kelebihan Poin Tes Akpol Diberi Penghargaan
Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) Irjen Arief Sulistyanto memberi penghargaan kepada calon taruni Hillary Cornelia Anggito Nataliza Naibaho (Foto: Audrey Santoso/detikcom)
Jakarta – Hillary Cornelia Anggito Nataliza Naibaho (18) mendapat penghargaan berupa sejenis pedang yang biasa dipakai dalam tradisi kadga pora. Hadiah itu diberikan Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) Irjen Arief Sulistyanto karena Hillary sempat protes kepada Panitia Pusat Seleksi Calon Taruna (Catar) Akpol 2018 saat menerima kelebihan poin.

“Saya harap ini jadi benchmark, acuan, bagi yang lain bahwa kejujuran adalah yang nomor satu. Hillary sudah bisa membuktikan itu,” kata Arief selaku Ketua Panitia Pusat Seleksi Calon Taruna (Catar) Akpol 2018 di Aula Cendikia, Akpol, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (27/7/2018).

Bhaskara Ardhy Anugerah (TN 25) & Adira Rizky Nugroho (TN 26) raih Nilai Tertinggi Seleksi Akpol

5 Catar Akpol dengan Nilai Tertinggi Dapat Trofi

5 Catar Akpol dengan Nilai Tertinggi Dapat Trofi
Foto: 5 Catar Akpol peraih nilai tertinggi (Audrey-detik) Audrey Santoso – detikNews
Semarang – Sebanyak lima peserta Seleksi Calon Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) menerima trofi penghargaan dari Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) Irjen Arief Sulistyanto. Mereka menyandang predikat peraih nilai tertinggi selama proses seleksi.

“Saya akan memanggil calon taruna dan taruni tampil ke atas (panggung). Michael Tambunan dan Luh Prabha Pratiwi. Ini peraih nilai kesamaptaan jasmani tertinggi,” kata Arief di Aula Cendikia, Akpol, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (27/7/2018).

Arief lalu memanggil calon taruna dan taruni peraih nilai tertinggi tes akademik. “Bhaskara Ardhy Anugerah, Paramitha Aulia Putri,” seru Arief.

Terakhir Arief mengumumkan calon taruna dan taruni peraih nilai akumulatif (psikologi, akademik, jasmani) tertinggi. Nama Paramitha Aulia Putri kembali disebut.

“Adira Rizky Nugroho dan Paramitha Aulia Putri. Loh Paramitha lagi? Dapat dua dong hadiahnya. Ini peraih nilai tertinggi keseluruhan,” ujar Arief.  (aud/rvk) https://news.detik.com/

Hillary Cornelia Anggito Nataliza Naibaho (TN 26), Prestasi Yes – Jujur Harus


Hillary Cornelia Anggito Nataliza (17), calon taruni Akpol. (Audrey Santoso/detikcom)

SemarangHillary Cornelia Anggito Nataliza (TN 26), calon taruni asal pengiriman Polda Metro Jaya, memprotes Panitia Pusat Seleksi Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) 2018. Dia merasa ada penilaian yang dirasa tak sesuai.

“Jadi saya itu tiap habis tes, saya tahu nilai saya berapa, itu saya tahu cara penghitungannya karena dari panitia dikasih tahu cara hitung persentasenya. Lalu saya ingat betul renang saya 33,91 detik, jadi nilai renang saya 80,” kata Hillary kepada detikcom di Batalyon Akpol, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (26/7/2018).

Alumni SMA Taruna Nusantara itu mengatakan, saat panitia mengumumkan nilai akumulatif tes jasmaninya pada monitor, dia merasa heran pencapaiannya lebih tinggi dari yang sudah dia hitung. Setelah menghitung ulang dan yakin, dia meminta panitia memperlihatkan ulang nilai-nilai tes olahraga.