Tonpara adalah Peleton Upacara. Tonpara terbentuk pada tanggal 14 Juli 1992. Tonpara terbentuk karena dalam perkembangannya di suatu sekolah diperlukan adanya suatu petugas yang bertanggung jawab khusus terhadap tata upacara yang berlangsung di sekolah. Dalam perkembangannya TONPARA di SMA TARUNA NUSANTARA, mempunyai suatu keistimewaan dalam urusan Tata Upacara Bendera dan Peraturan Baris Berbaris.
Setiap anggota TONPARA telah melewati suatu seleksi khusus untuk menjadi anggota peleton ini, tahapan-tahapan tes yang biasa dilakukan adalah
Test administrasi Dalam test ini diperlukan data yang jelas dan kelengkapan-kelengkapan yang harus dimiliki oleh setiap Calon Tonpara (CAPARA), Didalam test ini sudah mulai disaring siswa-siswa yang terlihat cakap dalam kelengkapan test administrasinya.
Test PBB Setiap CAPARA harus memiliki kemampuan dasar PBB yang potensial untuk diasah dan dikembangkan, karena ciri khas TONPARA ialah identik dengan PBB-nya yang lebih baik dari kebanyakan siswa. Test PBB ini dilakukan sebanyak dua kali, yaitu test yang berupa gerakan dan test suara. Lengkingan suara TONPARA berbeda dengan jeritan para siswa pada umumnya.
Test Kreativitas Setelah para CAPARA disaring melalui test PBB, para CAPARA harus mengikuti lagi serangkaian test. Test yang berikutnya adalah test kreativitas. Dalam test ini para CAPARA harus mampu menampilkan kreativitasnya, misalnya dalam menggambar, seorang CAPARA harus mampu menunjukkan gambar yang berkaitan dengan TONPARA. Ditambah juga dengan test orientasi, karena di dalam tubuh TONPARA harus ada ikatan batin yang kuat, untuk memulainya maka diantara TONPARA harus saling mengenal, baik senior dengan yunior ataupun sesama angkatannya.
Test Berdialog Sebagai seorang anggota TONPARA, tidak hanya harus bisa berbaris, TONPARA juga harus ikut andil dalam kemajuan angkatannya dengan dapat berbicara dan berdialog di depan umum. Itu tujuan dari test ini.
Test Wawancara Test wawancara dilakukan sebanyak dua kali, yaitu test wawancara dari pamong yang secara khusus memberikan rekomendasi mana CAPARA yang berhak menjadi anggota TONPARA, dan yang kedua adalah test wawancara dari abang, dalam test ini dilakukan test puncak untuk menentukan siapa saja yang berhak menjadi anggota TONPARA. Biasanya di akhir test banyak anggota CAPARA yang terharu, sedih, menangis, karena ada yang menjadi TONPARA dan ada yang tetap menjadi CAPARA. Tetapi di dalam tubuh TONPARA semua CAPARA adalah termasuk keluarga.
Anggota TONPARA dihadapkan dengan segala sesuatu tugas yang berkaitan dengan upacara dan PBB. Jadi setiap acara yang berlangsung TONPARA pasti menjadi bagian dari acara tersebut, karena di SMA TARUNA NUSANTARA segala sesuatu pasti ada acara seremonialnya.
Sambutan Jajar Kehormatan dari
TONPARA
Dalam struktur organisasi OSIS, TONPARA berada dibawah seksi II-A, Pembinaan Mental Ideologi. Setiap angkatan terdiri dari 26 orang dan dipilih satu orang Komandan Peleton (Danton), dan satu orang Wadanton. Dalam OSIS, TONPARA berada di dalam satu sub seksi yang dipimpin satu subsie.
Comment by GUEST on 2008-05-16 11:52:24 selamat bertanding anak-anak semoga kesuksesan menyertaimu
Comment by GUEST on 2008-06-07 10:02:25 ah,boong. paling2 yang dipilih adek2 yang notabene nya bdan ny doank yang gede,,,,,,,sma nurut ma senior,,,,.ya to
Comment by GUEST on 2008-07-03 10:06:11 weits.... ia pa????????
Comment by GUEST on 2008-07-03 21:11:11 wah sumbang nih ama ton para, sang pendiri denger nech......
Comment by GUEST on 2008-07-20 15:01:54 hehehee... tes buat jadi anggota ton para cucah juga, yaaaaaaa.......