|
NO |
NAMA |
JABATAN |
KETERANGAN |
|
1 |
Laksda TNI (Purn) Yuwendi | Pelindung | Kepala LPTTN |
|
2 |
Brigjen TNI (Purn) Bambang Sumaryanto, S.E.,M.M. | Pelindung | Kepala SMA TN |
|
3 |
Rizky S. Radjab | Ortu Kelas XII/Jkt | Penasehat |
|
4 |
Brigjen Pol Drs. Condro Kirono,MM. | Ortu Kelas XI/Jkt | Penasehat |
|
5 |
dr. Nora Ryamizard | Ortu Kelas X/Jkt | Penasehat |
|
6 |
Deddy Noordiawan | Ketua Ikastara | Penasehat |
|
7 |
Brigjen TNI Heru Cahyono | Ortu Kelas XI/Jkt | Ketua Umum |
|
8 |
Anggito Abimanyu | Ortu Kelas XI/Yogya | Ketua Harian |
|
9 |
Asmoro Edy | Ortu Kelas XI/Jkt | Sekjen |
|
10 |
Wahyu Parwanto | Ortu Kelas X/Jkt | Sekretaris |
|
11 |
Sri Lestari N. Wahyu | Ortu Kelas X/Jkt | Bendahara 1 |
|
12 |
Tara Thuraya | Ortu Kelas X/Jkt | Bendahara 2 |
|
13 |
Maya Tamimi | Ortu Kelas XI/Jkt | Humas |
|
14 |
Triagus Riyanto | Ortu Kelas XI/Jkt | Ketua Pendidikan, Kesiswaan & Advokasi |
|
15 |
Amris Hasan | Ortu Kelas XI/Jkt | Anggota |
|
16 |
Agustinus Sukendro B. | Ortu Kelas XI/Bdg | Anggota |
|
17 |
Abe Susanto | Ortu Kelas X/Smg | Anggota |
|
18 |
Abimanyu Hendi | Ikastara | Anggota |
|
19 |
Drs. Usdiyanto, M.Hum. | Pamong PP | Anggota |
|
20 |
Yoyok Prasetyo | Ortu Kelas XI/Jkt | Ketua Bidang Peningkatan Mutu Prasarana dan Sarana Pendidikan. |
|
21 |
Aloysius Gembong Prasetyo | Ortu Kelas XI/Smg | Anggota |
|
22 |
Dwi Suryono | Ortu Kelas X/Yogya | Anggota |
|
23 |
Prawiknyo Hadi | Ortu Kelas X/Mlg | Anggota |
|
24 |
Drs. Aris Purwadi, M.Pd. | Pamong PP | Anggota |
|
25 |
Indra K. Dhani | Ortu Kelas XI/Jkt | Ketua Bidang Kemitraan dan Kerjasama |
|
26 |
Itha Alwin Basri | Ortu Kelas XI/Yogya | Anggota |
|
27 |
H.Sri Darmawan | Ortu Kelas XI/Sby | Anggota |
|
28 |
Didiet M.Rahardjo | Ortu Kelas X/Yogya | Anggota |
|
29 |
Wicaksono Aji | Ikastara | Anggota |
weleh isinya ortu semua ~~’ semoga pemikirannya masih sejalan dengan konsep TN yang dulu, dan bukannya bikin sekolah baru ~~’
“I dreamed of a unified Japan. Of a country strong and independent and modern. Now we have railroads and cannon and Western clothing. But we cannot forget who we are, or where we come from.”
(emperor meiji at The Last Samurai)
Just….Don’t Forget who we are
Lha Komite Sekolah kan memang komposisinya begitu, ada Undang-Undangnya
iya, diperjelas juga dengan PP nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan,
coba cek pasal 197,
Jumlah Komite sekolah berjumlah paling banyak 15 orang, dengan komposisi orang tua/wali peserta 50%. sekarang coba cek yang diatas
hebat comment reply saya dihapus, tapi saya sudah save page as html kok
kalau mau dihapus, saya mohon dihapus semuanya sekalian mulai dari awal, daripada nanti justru memuat pembaca mengira memang sudah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
bang omic, saya arfian tn12 bang, kebetulan ini web saya yang develop
jangan prasangka buruk dulu bang
kalo ada komen yang ga muncul itu soalnya kemaren ada masalah di comment sistem website ini (disqus)
komen yang di web tn sama di disqusnya ga singkron
udah saya restore sih beberapa hari lalu, dan harusnya udah muncul
yang kehapus yang kayak apa bunyinya bang?
belum muncul ni
iya ga bisa di restore kayaknya, udah saya klik restore padahal
saya copas aja ya bang
Omic Cakra
Submitted on 2012/01/10 at 5:25 pm | In reply to Lorra41.
iya, diperjelas juga dengan PP nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan,
coba cek pasal 197,
Jumlah Komite sekolah berjumlah paling banyak 15 orang, dengan komposisi orang tua/wali peserta 50%. sekarang coba cek yang diatas
—————————–
Omic Cakra
Submitted on 2012/01/12 at 11:44 am | In reply to Omic Cakra.
*masih menunggu konfirmasi*
memang untuk setiap update comment ga ada sistem notifikasi ke email humas PR dik ya?
kita belum nemu setingannya
wah saya ga ngikutin yang ini nih
iya pak/bu’, sekedar mengingatkan, agar disesuaikan dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, agar tidak menjadi permasalahan di kemudian hari.
sedikit kutipan tentang PP yang dimaksud diatas:
Bagian Keenam
Komite Sekolah/Madrasah
Pasal 196
(1) Komite sekolah/madrasah berfungsi dalam peningkatan mutu pelayanan pendidikan dengan memberikan pertimbangan, arahan dan dukungan tenaga, sarana dan prasarana, serta pengawasan pendidikan pada tingkat satuan pendidikan.
(2) Komite sekolah/madrasah menjalankan fungsinya secara mandiri dan profesional.
(3) Komite sekolah/madrasah memperhatikan dan menindaklanjuti terhadap keluhan, saran, kritik, dan aspirasi masyarakat terhadap satuan pendidikan.
(4) Komite sekolah/madrasah dibentuk untuk 1 (satu) satuan pendidikan atau gabungan satuan pendidikan formal pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.
(5) Satuan pendidikan yang memiliki peserta didik kurang dari 200 (dua ratus) orang dapat membentuk komite sekolah/madrasah gabungan dengan satuan pendidikan lain yang sejenis.
(6) Komite sekolah/madrasah berkedudukan di satuan pendidikan.
(7) Pendanaan komite sekolah/madrasah dapat bersumber dari:
a. Pemerintah;
b. pemerintah daerah;
c. masyarakat;
d. bantuan pihak asing yang tidak mengikat; dan/atau
e. sumber lain yang sah.
Pasal 197
(1) Anggota komite sekolah/madrasah berjumlah paling banyak 15 (lima belas) orang, terdiri atas
unsur:
a. orang tua/wali peserta didik paling banyak 50% (lima puluh persen);
b. tokoh masyarakat paling banyak 30% (tiga puluh persen); dan
c. pakar pendidikan yang relevan paling banyak 30% (tiga puluh persen).
(2) Masa jabatan keanggotaan komite sekolah/madrasah adalah 3 (tiga) tahun dan dapat dipilih kembali untuk 1 (satu) kali masa jabatan.
(3) Anggota komite sekolah/madrasah dapat diberhentikan apabila:
a. mengundurkan diri;
b. meninggal dunia; atau
c. tidak dapat melaksanakan tugas karena berhalangan tetap;
d. dijatuhi pidana karena melakukan tindak pidana kejahatan berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.
(4) Susunan kepengurusan komite sekolah/ madrasah terdiri atas ketua komite dan
sekretaris.
(5) Anggota komite sekolah/madrasah dipilih oleh rapat orangtua/wali peserta didik satuan
pendidikan.
(6) Ketua komite dan sekretaris sebagaimana dimaksud pada ayat (4) dipilih dari dan oleh anggota secara musyawarah mufakat atau melalui pemungutan suara.
(7) Anggota, sekretaris, dan ketua komite sekolah/ madrasah ditetapkan oleh kepala sekolah.
Bagian Ketujuh
Larangan
Pasal 198
Dewan pendidikan dan/atau komite sekolah/ madrasah, baik perseorangan maupun kolektif, dilarang:
a. menjual buku pelajaran, bahan ajar, perlengkapan bahan ajar, pakaian seragam, atau bahan pakaian seragam di satuan pendidikan;
b. memungut biaya bimbingan belajar atau les dari peserta didik atau orang tua/walinya di satuan
pendidikan;
c. mencederai integritas evaluasi hasil belajar peserta didik secara langsung atau tidak langsung;
d. mencederai integritas seleksi penerimaan peserta didik baru secara langsung atau tidak langsung;
dan/atau
e. melaksanakan kegiatan lain yang mencederai integritas satuan pendidikan secara langsung
atau tidak langsung.
Edited by Admin
Selamat siang Pak/Bu, menanyakan Jadwal seleksi masuk SMA TN TP. 2012/2013 dan Mata Pelajaran apa saja yang akan di tes, terima kasih, salam Josh
Salam sejahtera
Mohon maaf bila mengganggu,
Kami adalah podusen pembuat map holder untuk rapot / ijazah, dengan ini
memperkenalkan diri dan semoga dapat menjadi rekanan ibu untuk pengadaan map
rapot / ijazah dan pengadaan medali di sekolah ibu.
Kami dapat dihubungi di no 02194943882 / 083877404044
Atas perhatian ibu, kami mengucapkan terima kasih
Wassalam,
Wahyudin