O S I S

Organisasi Siswa Intra Sekolah.

Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) di SMA Taruna Nusantara mempunyai fungsi khusus dalam mempersiapkan siswanya dalam menerapkan sistem manajemen dan juga kepemimpinan. Organisasi ini merupakan salah satu organisasi tertinggi di antara organisasi siswa yang lainnya selain Perwakilan Kelas, di mana kedua organisasi ini berada dalam kedudukan yang sama dalam struktur organisasinya. Semua organisasi yang erat kaitannya dengan kesiswaan merupakan organisasi yang berada di bawah pengawasan dan controlling dari OSIS.

Pengurus OSIS Periode 2010-2011

Takmir SMA Taruna Nusantara, misalnya, merupakan organisasi mandiri yang memiliki AD dan ART sendiri namun pelaksanaan program-programnya berada di bawah koordinasi dan pengawasan dari Seksi I OSIS. Contoh yang lain adalah Peleton Upacara, yang merupakan suatu organisasi yang berada di bawah seksi II A.

OSIS itu sendiri memegang peranan yang sangat penting, baik sebagai wahana pendidikan siswanya dalam mengembangkan potensi kepemimpinan, juga dalam membantu para Pamong Pengajar Pengasuh dalam melaksanakan tugas mendidik siswanya dan juga sekaligus membantu sekolah menjalankan roda kegiatan siswa.

Oleh karena fungsi yang sangat penting itulah, maka siswa yang akan menduduki kursi OSIS haruslah mereka yang benar-benar terpilih. Maka dibentuklah suatu sistem yang menyeleksi setiap siswa setiap tahunnya menjelang re-organisasi yang terdiri dari tujuh tahap.

Tahap pertama merupakan seleksi administrasi dan orientasi. Di sini para kandidat akan diberikan pertanyaan tertulis mengenai hal-hal seputar Taruna Nusantara dan juga pengetahuan umum untuk mengetahui seberapa pedulikah siswa itu kepada lingkungannya sebagai bekal dalam memimpin teman-temannya dan juga almamater ini. Tes kedua adalah tes kampanye tingkat kelas. Di setiap kelas akan dicalonkan sekitar 8 orang, masing-masing empat untuk OSIS dan juga Perwakilan Kelas. Dari kedua tes inilah, maka akan ditentukan beberapa orang dari kelasnya (biasanya 2 untuk OSIS dan 2 untuk PK) dan juga mereka yang lolos dari ter orientasi untuk memasuki tes tahap ketiga.

Pada tes tahap ketiga, para kandidat yang terdiri dari kelas satu dan dua akan menjalani wawancara dengan Pengurus OSIS yang telah menduduki kelas tiga. Di sinilah para kandidat akan diuji kreativitas, kepemimpinannya, dan juga orientasinya kepada lingkungannya tempat di mana ia berada. Pada tahap keempat, para kandidat yang lulus akan diwawancarai oleh para pamong pembina OSIS dan PK. Kemudian, para pamong akan menentukan beberapa orang yang akan memasuki tahap kampanye, di mana seorang kandidat akan “mempromosikan” dirinya di depan seluruh siswa dan pamong SMA Taruna Nusantara.

Kampanye Dialogis Pemilihan Ketua OSIS dan PK

Tahap kampanye terdiri dari dua tahap, yaitu tahap kampanye monologis dan juga tahap kampanye dialogis. Setelah pemungutan suara sudah dilaksanakan, maka akan dilaksanakanlah seleksi tahap terakhir, yang berupa wawancara dengan para pengurus sekolah yang terdiri dari kepala sekolah, para wakil kepala sekolah, ketua pembinaan dan pengasuhan, dan juga dewan kehormatan sekolah. Para pengurus sekolah inilah yang akan menentukan Ketua OSIS dan PK dengan pertimbangan hasil pemungutan yang sudah terlaksana dengan hasil wawancara yang telah dilaksanakan setelah kampanye.

Di dalam keorganisasian OSIS, terdapat delapan seksi yang akan mengatur beberapa aspek yang berbeda dari kehidupan siswa sehari-harinya. Setiap seksi diketuai oleh seorang Ketua Seksi dan Wakilnya, yang memimpin beberapa Subseksi yang berbeda, di mana keseluruhan kepengurusan ini berjumlah 273 orang. Seksi apa sajakah mereka???

Seksi I, mengurus secara khusus keagamaan dan kedekatan siswa dengan Tuhan Yang Maha Esa. Seksi ini membawahi subseksi keagamaan, sosial, dan juga subseksi puasa, yang mengatur puasa Senin dan Kamis dan puasa yang lainnya. Seksi I memegang peranan penting dalam mengkoordinir kegiatan spiritual dan juga kegiatan sosial siswa. Di bawah seksi I sendiri, terdapat dua organisasi mandiri yang berada di bawah pengawasan seksi I.

Seksi IIA, membina mental kejuangan dan juga rasa nasionalisme para siswa. Secara khusus, seksi ini membawahi peleton, yang terdiri dari Tonpara (Peleton Upacara) dan PKS (Patroli Keamanan Sekolah), kelompok Pataka (Pembawa Tanda Kehormatan), dan juga Pramuka. Seksi ini juga bertanggung jawab terhadap upacara-upacara dalam rangka menumbuhkan semangat nasionalis yang merupakan ciri khas siswa SMA Taruna Nusantara.

Seksi IIB pada umumnya mengadakan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan nilai-nilai kebudayaan. Seksi ini juga mengkoordinir ekstra kurikuler seni misalnya band, drum band, dan lain-lain.

Seksi IIIA secara umum berperan dalam pembinaan kewirausahaan siswa. Secara kongkrit, tersirat dalam Kosinus, yang merupakan koperasi yang secara langsung dibentuk dan diurus oleh siswa. Seksi ini juga kerap kali mengadakan pemutaran film yang biasanya diadakan pada hari Sabtu malam di Ruang Baca Perpustakaan dalam mengisi kekosongan di malam minggu.

Seksi IIIB secara umum membina kemampuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) siswa. Secara khusus, seksi ini mengkoordinir kegiatan siswa dalam Tim-tim olimpiade, misalnya Fisika (TOFI), Kimia (TOKI), Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) dan masih banyak lagi. Seksi inilah adalah seksi yang memberikan piala terbanyak bagi almamater Taruna Nusantara melalui lomba-lomba nasional maupun internasional, dan juga melalui olimpiade-olimpiade yang kerap kali diadakan setiap tahunnya.

Seksi IIIC, yang tidak kalah pentingnya, menjaga kebugaran siswa melalui kegiatan-kegiatan olahraga. Seksi ini berperan penting dalam membentuk postur tubuh siswa dan pengembangan kesamaptaan jasmani siswa. Seksi ini juga mengurus ekstra kurikuler siswa yang berhubungan dengan olahraga, misalnya tenis, sepak bola, dan juga ekstra kurikuler yang lainnya yang secara teknis dikoordinir oleh subsie yang ada.

Seksi IVA, membangun dan mengembangkan potensi kepemimpinan siswa. Seksi ini berperan penting dalam mengadakan PDK (Pendidikan Dasar Kedisiplinan dan Kepemimpinan) yang dilaksanakan oleh kelas I pada tiga bulan pertama mereka, dan juga LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan) yang diadakan dalam rangka melatih para pengurus OSIS dan PK pada awal masa jabatan mereka.

Seksi IVB, yang mungkin seksi yang khusus eksis pada sekolah berasrama, adalah seksi kehidupan berasrama, yang tentu saja mengatur kedisiplinan siswa dan ketertiban mereka dalam suatu nafas yang harmonis dan dinamis dalam perbedaan yang ada dalam setiap sisi kehidupan siswa.


Pengurus OSIS 2012/2013 :

Ketua Umum : Andrey Abymanew
Ketua 1 : Bagas Indra Wicaksono
Ketua 2 : M. Iqbal Fanani Gunawan
Ketua 3 : Restanti Aulia N.
Sekertaris Umum : Fahrizal Ridho
Sekertaris 1 : Chita Arifa Hazna
Sekertaris 2 : Yohanes K. A. Pinandito
Bendahara Umum : Fivta Ayu Cahyaningtyas
Bendahara 1 : Orisativa Kokasih
Bendahara 2 : Zena Sabilatuttaqiyya

SEKSI-SEKSI:
Ketua Seksi I : Anugrah Muzakki Puar
Wakil Ketua : M. Faizal Muttaqin

Ketua Seksi II A : Afif Widhi Ananto
Wakil Ketua : Bagas Arya W.

Ketua Seksi II B : M. Fathin Juzar
Wakil Ketua : Amelia Paramitha

Ketua Seksi III A : Damario Abdala
Wakil Ketua : Florentina Indah Kencana

Ketua Seksi III B : Candida Aulia De Silva
Wakil Ketua : Radiyya Dwi S.

Ketua Seksi III C : Famda Ega P.
Wakil Ketua : M. Ilyas Basirah P. A

Ketua Seksi IV A : Vito Pradana
Wakil Ketua : M. Fikri Hafiya

Ketua Seksi IV B : Maharditio C. S.
Wakil Ketua : M. Wyndham H. P.


Organisasi Siswa Intra Sekolah.

Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) di SMA Taruna Nusantara mempunyai fungsi khusus dalam mempersiapkan siswanya dalam menerapkan sistem manajemen dan juga kepemimpinan. Organisasi ini merupakan salah satu organisasi tertinggi di antara organisasi siswa yang lainnya selain Perwakilan Kelas, di mana kedua organisasi ini berada dalam kedudukan yang sama dalam struktur organisasinya. Semua organisasi yang erat kaitannya dengan kesiswaan merupakan organisasi yang berada di bawah pengawasan dan controlling dari OSIS.

Pengurus OSIS Periode 2010-2011

Takmir SMA Taruna Nusantara, misalnya, merupakan organisasi mandiri yang memiliki AD dan ART sendiri namun pelaksanaan program-programnya berada di bawah koordinasi dan pengawasan dari Seksi I OSIS. Contoh yang lain adalah Peleton Upacara, yang merupakan suatu organisasi yang berada di bawah seksi II A.

OSIS itu sendiri memegang peranan yang sangat penting, baik sebagai wahana pendidikan siswanya dalam mengembangkan potensi kepemimpinan, juga dalam membantu para Pamong Pengajar Pengasuh dalam melaksanakan tugas mendidik siswanya dan juga sekaligus membantu sekolah menjalankan roda kegiatan siswa.

Oleh karena fungsi yang sangat penting itulah, maka siswa yang akan menduduki kursi OSIS haruslah mereka yang benar-benar terpilih. Maka dibentuklah suatu sistem yang menyeleksi setiap siswa setiap tahunnya menjelang re-organisasi yang terdiri dari tujuh tahap.

Tahap pertama merupakan seleksi administrasi dan orientasi. Di sini para kandidat akan diberikan pertanyaan tertulis mengenai hal-hal seputar Taruna Nusantara dan juga pengetahuan umum untuk mengetahui seberapa pedulikah siswa itu kepada lingkungannya sebagai bekal dalam memimpin teman-temannya dan juga almamater ini. Tes kedua adalah tes kampanye tingkat kelas. Di setiap kelas akan dicalonkan sekitar 8 orang, masing-masing empat untuk OSIS dan juga Perwakilan Kelas. Dari kedua tes inilah, maka akan ditentukan beberapa orang dari kelasnya (biasanya 2 untuk OSIS dan 2 untuk PK) dan juga mereka yang lolos dari ter orientasi untuk memasuki tes tahap ketiga.

Pada tes tahap ketiga, para kandidat yang terdiri dari kelas satu dan dua akan menjalani wawancara dengan Pengurus OSIS yang telah menduduki kelas tiga. Di sinilah para kandidat akan diuji kreativitas, kepemimpinannya, dan juga orientasinya kepada lingkungannya tempat di mana ia berada. Pada tahap keempat, para kandidat yang lulus akan diwawancarai oleh para pamong pembina OSIS dan PK. Kemudian, para pamong akan menentukan beberapa orang yang akan memasuki tahap kampanye, di mana seorang kandidat akan “mempromosikan” dirinya di depan seluruh siswa dan pamong SMA Taruna Nusantara.

Kampanye Dialogis Pemilihan Ketua OSIS dan PK

Tahap kampanye terdiri dari dua tahap, yaitu tahap kampanye monologis dan juga tahap kampanye dialogis. Setelah pemungutan suara sudah dilaksanakan, maka akan dilaksanakanlah seleksi tahap terakhir, yang berupa wawancara dengan para pengurus sekolah yang terdiri dari kepala sekolah, para wakil kepala sekolah, ketua pembinaan dan pengasuhan, dan juga dewan kehormatan sekolah. Para pengurus sekolah inilah yang akan menentukan Ketua OSIS dan PK dengan pertimbangan hasil pemungutan yang sudah terlaksana dengan hasil wawancara yang telah dilaksanakan setelah kampanye.

Di dalam keorganisasian OSIS, terdapat delapan seksi yang akan mengatur beberapa aspek yang berbeda dari kehidupan siswa sehari-harinya. Setiap seksi diketuai oleh seorang Ketua Seksi dan Wakilnya, yang memimpin beberapa Subseksi yang berbeda, di mana keseluruhan kepengurusan ini berjumlah 273 orang. Seksi apa sajakah mereka???

Seksi I, mengurus secara khusus keagamaan dan kedekatan siswa dengan Tuhan Yang Maha Esa. Seksi ini membawahi subseksi keagamaan, sosial, dan juga subseksi puasa, yang mengatur puasa Senin dan Kamis dan puasa yang lainnya. Seksi I memegang peranan penting dalam mengkoordinir kegiatan spiritual dan juga kegiatan sosial siswa. Di bawah seksi I sendiri, terdapat dua organisasi mandiri yang berada di bawah pengawasan seksi I.

Seksi IIA, membina mental kejuangan dan juga rasa nasionalisme para siswa. Secara khusus, seksi ini membawahi peleton, yang terdiri dari Tonpara (Peleton Upacara) dan PKS (Patroli Keamanan Sekolah), kelompok Pataka (Pembawa Tanda Kehormatan), dan juga Pramuka. Seksi ini juga bertanggung jawab terhadap upacara-upacara dalam rangka menumbuhkan semangat nasionalis yang merupakan ciri khas siswa SMA Taruna Nusantara.

Seksi IIB pada umumnya mengadakan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan nilai-nilai kebudayaan. Seksi ini juga mengkoordinir ekstra kurikuler seni misalnya band, drum band, dan lain-lain.

Seksi IIIA secara umum berperan dalam pembinaan kewirausahaan siswa. Secara kongkrit, tersirat dalam Kosinus, yang merupakan koperasi yang secara langsung dibentuk dan diurus oleh siswa. Seksi ini juga kerap kali mengadakan pemutaran film yang biasanya diadakan pada hari Sabtu malam di Ruang Baca Perpustakaan dalam mengisi kekosongan di malam minggu.

Seksi IIIB secara umum membina kemampuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) siswa. Secara khusus, seksi ini mengkoordinir kegiatan siswa dalam Tim-tim olimpiade, misalnya Fisika (TOFI), Kimia (TOKI), Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) dan masih banyak lagi. Seksi inilah adalah seksi yang memberikan piala terbanyak bagi almamater Taruna Nusantara melalui lomba-lomba nasional maupun internasional, dan juga melalui olimpiade-olimpiade yang kerap kali diadakan setiap tahunnya.

Seksi IIIC, yang tidak kalah pentingnya, menjaga kebugaran siswa melalui kegiatan-kegiatan olahraga. Seksi ini berperan penting dalam membentuk postur tubuh siswa dan pengembangan kesamaptaan jasmani siswa. Seksi ini juga mengurus ekstra kurikuler siswa yang berhubungan dengan olahraga, misalnya tenis, sepak bola, dan juga ekstra kurikuler yang lainnya yang secara teknis dikoordinir oleh subsie yang ada.

Seksi IVA, membangun dan mengembangkan potensi kepemimpinan siswa. Seksi ini berperan penting dalam mengadakan PDK (Pendidikan Dasar Kedisiplinan dan Kepemimpinan) yang dilaksanakan oleh kelas I pada tiga bulan pertama mereka, dan juga LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan) yang diadakan dalam rangka melatih para pengurus OSIS dan PK pada awal masa jabatan mereka.

Seksi IVB, yang mungkin seksi yang khusus eksis pada sekolah berasrama, adalah seksi kehidupan berasrama, yang tentu saja mengatur kedisiplinan siswa dan ketertiban mereka dalam suatu nafas yang harmonis dan dinamis dalam perbedaan yang ada dalam setiap sisi kehidupan siswa.


Pengurus OSIS 2010/2011 :

Ketua Umum OSIS : Anggara Putra Bagustama
Ketua I :  M. Anzja Chabani I.
Ketua II : Ganjar Sulaksmono
Ketua III : Putri Kusuma Wardhani
Sekretaris Umum : M. Ikhsan Saputro
Sekretaris I : Endang Sartika Siahaan
Sekretaris II : Jauhar Rizqullah Sumirat
Bendahara Umum : Retno Widiandari
Bendahara I : Ria Pravitasari
Bendahara II : Galuh Nafisa Nastiti

Ketua Seksi I : M. Rizky Kurnia Hakiki
Wakil Ketua Seksi I : Reza Haryo Yudanto

Ketua Seksi IIA : M. Ibnu Thoriqul Azis
Wakil Ketua Seksi : Firmansyah Aditya Mukti

Ketua Seksi IIB : Adnan Dodi Prakoso
Wakil Ketua Seksi : Eta Auria Latiefa

Ketua Seksi IIIA : Arif Wicaksana
Wakil Ketua Seksi : Nabila Iffah Rahmawati

Ketua Seksi IIIB : Faris Sulistiawan
Wakil Ketua Seksi : Prasetya Adi Nugraha

Ketua Seksi IIIC : Luthfi Azis
Wakil Ketua Seksi : IGA Diaska Pradipta

Ketua Seksi IVA : Raden Muhammad Salam Perkasa Alam
Wakil Ketua Seksi : Isnawan Setiadi

Ketua Seksi IVB : Berlianda Gilang Pradana
Wakil Ketua Seksi : Ahmad Jawwad Furqon


Organisasi Siswa Intra Sekolah.

Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) di SMA Taruna Nusantara mempunyai fungsi khusus dalam mempersiapkan siswanya dalam menerapkan sistem manajemen dan juga kepemimpinan. Organisasi ini merupakan salah satu organisasi tertinggi di antara organisasi siswa yang lainnya selain Perwakilan Kelas, di mana kedua organisasi ini berada dalam kedudukan yang sama dalam struktur organisasinya. Semua organisasi yang erat kaitannya dengan kesiswaan merupakan organisasi yang berada di bawah pengawasan dan controlling dari OSIS.

Pengurus OSIS Periode 2010-2011

Takmir SMA Taruna Nusantara, misalnya, merupakan organisasi mandiri yang memiliki AD dan ART sendiri namun pelaksanaan program-programnya berada di bawah koordinasi dan pengawasan dari Seksi I OSIS. Contoh yang lain adalah Peleton Upacara, yang merupakan suatu organisasi yang berada di bawah seksi II A.

OSIS itu sendiri memegang peranan yang sangat penting, baik sebagai wahana pendidikan siswanya dalam mengembangkan potensi kepemimpinan, juga dalam membantu para Pamong Pengajar Pengasuh dalam melaksanakan tugas mendidik siswanya dan juga sekaligus membantu sekolah menjalankan roda kegiatan siswa.

Oleh karena fungsi yang sangat penting itulah, maka siswa yang akan menduduki kursi OSIS haruslah mereka yang benar-benar terpilih. Maka dibentuklah suatu sistem yang menyeleksi setiap siswa setiap tahunnya menjelang re-organisasi yang terdiri dari tujuh tahap.

Tahap pertama merupakan seleksi administrasi dan orientasi. Di sini para kandidat akan diberikan pertanyaan tertulis mengenai hal-hal seputar Taruna Nusantara dan juga pengetahuan umum untuk mengetahui seberapa pedulikah siswa itu kepada lingkungannya sebagai bekal dalam memimpin teman-temannya dan juga almamater ini. Tes kedua adalah tes kampanye tingkat kelas. Di setiap kelas akan dicalonkan sekitar 8 orang, masing-masing empat untuk OSIS dan juga Perwakilan Kelas. Dari kedua tes inilah, maka akan ditentukan beberapa orang dari kelasnya (biasanya 2 untuk OSIS dan 2 untuk PK) dan juga mereka yang lolos dari ter orientasi untuk memasuki tes tahap ketiga.

Pada tes tahap ketiga, para kandidat yang terdiri dari kelas satu dan dua akan menjalani wawancara dengan Pengurus OSIS yang telah menduduki kelas tiga. Di sinilah para kandidat akan diuji kreativitas, kepemimpinannya, dan juga orientasinya kepada lingkungannya tempat di mana ia berada. Pada tahap keempat, para kandidat yang lulus akan diwawancarai oleh para pamong pembina OSIS dan PK. Kemudian, para pamong akan menentukan beberapa orang yang akan memasuki tahap kampanye, di mana seorang kandidat akan “mempromosikan” dirinya di depan seluruh siswa dan pamong SMA Taruna Nusantara.

Kampanye Dialogis Pemilihan Ketua OSIS dan PK

Tahap kampanye terdiri dari dua tahap, yaitu tahap kampanye monologis dan juga tahap kampanye dialogis. Setelah pemungutan suara sudah dilaksanakan, maka akan dilaksanakanlah seleksi tahap terakhir, yang berupa wawancara dengan para pengurus sekolah yang terdiri dari kepala sekolah, para wakil kepala sekolah, ketua pembinaan dan pengasuhan, dan juga dewan kehormatan sekolah. Para pengurus sekolah inilah yang akan menentukan Ketua OSIS dan PK dengan pertimbangan hasil pemungutan yang sudah terlaksana dengan hasil wawancara yang telah dilaksanakan setelah kampanye.

Di dalam keorganisasian OSIS, terdapat delapan seksi yang akan mengatur beberapa aspek yang berbeda dari kehidupan siswa sehari-harinya. Setiap seksi diketuai oleh seorang Ketua Seksi dan Wakilnya, yang memimpin beberapa Subseksi yang berbeda, di mana keseluruhan kepengurusan ini berjumlah 273 orang. Seksi apa sajakah mereka???

Seksi I, mengurus secara khusus keagamaan dan kedekatan siswa dengan Tuhan Yang Maha Esa. Seksi ini membawahi subseksi keagamaan, sosial, dan juga subseksi puasa, yang mengatur puasa Senin dan Kamis dan puasa yang lainnya. Seksi I memegang peranan penting dalam mengkoordinir kegiatan spiritual dan juga kegiatan sosial siswa. Di bawah seksi I sendiri, terdapat dua organisasi mandiri yang berada di bawah pengawasan seksi I.

Seksi IIA, membina mental kejuangan dan juga rasa nasionalisme para siswa. Secara khusus, seksi ini membawahi peleton, yang terdiri dari Tonpara (Peleton Upacara) dan PKS (Patroli Keamanan Sekolah), kelompok Pataka (Pembawa Tanda Kehormatan), dan juga Pramuka. Seksi ini juga bertanggung jawab terhadap upacara-upacara dalam rangka menumbuhkan semangat nasionalis yang merupakan ciri khas siswa SMA Taruna Nusantara.

Seksi IIB pada umumnya mengadakan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan nilai-nilai kebudayaan. Seksi ini juga mengkoordinir ekstra kurikuler seni misalnya band, drum band, dan lain-lain.

Seksi IIIA secara umum berperan dalam pembinaan kewirausahaan siswa. Secara kongkrit, tersirat dalam Kosinus, yang merupakan koperasi yang secara langsung dibentuk dan diurus oleh siswa. Seksi ini juga kerap kali mengadakan pemutaran film yang biasanya diadakan pada hari Sabtu malam di Ruang Baca Perpustakaan dalam mengisi kekosongan di malam minggu.

Seksi IIIB secara umum membina kemampuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) siswa. Secara khusus, seksi ini mengkoordinir kegiatan siswa dalam Tim-tim olimpiade, misalnya Fisika (TOFI), Kimia (TOKI), Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) dan masih banyak lagi. Seksi inilah adalah seksi yang memberikan piala terbanyak bagi almamater Taruna Nusantara melalui lomba-lomba nasional maupun internasional, dan juga melalui olimpiade-olimpiade yang kerap kali diadakan setiap tahunnya.

Seksi IIIC, yang tidak kalah pentingnya, menjaga kebugaran siswa melalui kegiatan-kegiatan olahraga. Seksi ini berperan penting dalam membentuk postur tubuh siswa dan pengembangan kesamaptaan jasmani siswa. Seksi ini juga mengurus ekstra kurikuler siswa yang berhubungan dengan olahraga, misalnya tenis, sepak bola, dan juga ekstra kurikuler yang lainnya yang secara teknis dikoordinir oleh subsie yang ada.

Seksi IVA, membangun dan mengembangkan potensi kepemimpinan siswa. Seksi ini berperan penting dalam mengadakan PDK (Pendidikan Dasar Kedisiplinan dan Kepemimpinan) yang dilaksanakan oleh kelas I pada tiga bulan pertama mereka, dan juga LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan) yang diadakan dalam rangka melatih para pengurus OSIS dan PK pada awal masa jabatan mereka.

Seksi IVB, yang mungkin seksi yang khusus eksis pada sekolah berasrama, adalah seksi kehidupan berasrama, yang tentu saja mengatur kedisiplinan siswa dan ketertiban mereka dalam suatu nafas yang harmonis dan dinamis dalam perbedaan yang ada dalam setiap sisi kehidupan siswa.


Pengurus OSIS 2010/2011 :

Ketua Umum OSIS : Anggara Putra Bagustama
Ketua I :  M. Anzja Chabani I.
Ketua II : Ganjar Sulaksmono
Ketua III : Putri Kusuma Wardhani
Sekretaris Umum : M. Ikhsan Saputro
Sekretaris I : Endang Sartika Siahaan
Sekretaris II : Jauhar Rizqullah Sumirat
Bendahara Umum : Retno Widiandari
Bendahara I : Ria Pravitasari
Bendahara II : Galuh Nafisa Nastiti

Ketua Seksi I : M. Rizky Kurnia Hakiki
Wakil Ketua Seksi I : Reza Haryo Yudanto

Ketua Seksi IIA : M. Ibnu Thoriqul Azis
Wakil Ketua Seksi : Firmansyah Aditya Mukti

Ketua Seksi IIB : Adnan Dodi Prakoso
Wakil Ketua Seksi : Eta Auria Latiefa

Ketua Seksi IIIA : Arif Wicaksana
Wakil Ketua Seksi : Nabila Iffah Rahmawati

Ketua Seksi IIIB : Faris Sulistiawan
Wakil Ketua Seksi : Prasetya Adi Nugraha

Ketua Seksi IIIC : Luthfi Azis
Wakil Ketua Seksi : IGA Diaska Pradipta

Ketua Seksi IVA : Raden Muhammad Salam Perkasa Alam
Wakil Ketua Seksi : Isnawan Setiadi

Ketua Seksi IVB : Berlianda Gilang Pradana
Wakil Ketua Seksi : Ahmad Jawwad Furqon


Share this article

Comment Here

  1 comment for “O S I S

  1. W E Supardiman
    5 December 2012 at 09:02

    PENGURUS OSIS PEREODE TAHUN 2012/2013 TOLONG DI TAMPILKAN PAK ?

Leave a Reply