Episod kembalilah cinta

Balas dengan kutipan
Tak selalu waktu bersamamu
berhias senyum
berhias canda
berhias pengertian
berhias selalu ada harapku

kebersamaan yang menjadi candu
menjadi harap yang kadang menuntut

aku memberi kamu, aku berharap kau beri serupa bentuk
aku terikat kamu, aku berhak akan kamu
kamu untukku, duniamu dan duniaku adalah satu
harusnya sekarang itu .. lupakan beda saat lalu

cemburu yang mengikat waktu-waktuku
hanya mengingat kamu
melandaku menyiksaku menakutkanku
akan kehilangan kamu

aku mengatur kamu
kamu mau, hanya hambar kudapat
hanya tunjukkan setia

kupikir aku semakin gila
badai setan apa
terlalu sangat kucinta kamu
tapi kemana harmoni yang dulunya ada

LKPL Siswa Kelas III

338 Siswa SMA TN Magelang Ikuti LKPL

http://www.kedaulatan-rakyat.com




SEBANYAK
338 siswa kelas III SMA Taruna Nusantara Magelang, didampingi
42 panitia atau pamong, mengikuti kegiatan Latihan Kemasyarakatan Peduli
Lingkungan (LKPL) sejak Jumat (3/3) hingga Minggu (5/3) kemarin di Dusun
Wonolelo Desa Bandongan Kecamatan Bandongan Magelang. Bersama masyarakat, mereka
mengerjakan pavingisasi jalan kampung puluhan meter panjang, dan lebar sekitar 2
meter. Juga mengerjakan plesterisasi atau semenisasi jalan, pembenahan irigasi
dan tempat ibadah. Bahkan mereka juga menggelar kegiatan sosial berupa pemberian
bea siswa di SD dan MI di lokasi LKPL yang jumlah keseluruhannya sekitar Rp 1,5
juta.

Untuk Cinta

Valentine hari ini
adalah untuk cinta

kado apa sayangku ?

setangkai bunga menghias samping senyummu
sebatang coklat maniskan saat kita berbagi selalu
senandung lagu itu bawakan kita harmoni rindu
sekelebat cerita lalu itu ujikan ikatan padumu dan aku

kado apa sayangku ?

dunia ini bukan milik kita berdua
duniaku selalu akan berbeda dengan denganmu
duniaku tak lengkap tanpa hadirnya duniamu
duniaku dan duniamu ‘kan menggambar dunia lain
dunia lain tentang adanya cinta
dunia tempat ternyaman untuk tinggal
dunia tempat ternyaman untuk kembali
dunia tempat ternyaman untuk berbagi
dunia tempat ternyaman yang tak kumau ‘kan pergi

kado apa sayangku ?
jawabmu ".. hanya kamu selalu di sisiku"

(….the end with smile)

Kulupa berapa hari

Kulupa berapa hari
tak menyapa kamu
habiskan waktu menyiakan jeritan hati
nafikkan diri ingkari rindu saat mencintai

ketika pesan itu datang
" sayangku aku tak tahan .. tanpamu "
seguyur tetes nirwana membangunkan kelamnya mimpi
" sayangku maafkan aku …" jawabku
sejentik malu melintas
harusnya aku lebih dulu

seakan mentari merasuk hangat kembali
tak kulihat rautmu, rinduku bahagia menggambar citramu
bagaimana bisa kutinggalkan kamu
sesungguhnya hanya kamu belahan hatiku

pohon cintaku
layu waktumu segarlah kembali
maafkan lama tak sirami kamu
terkembanglah lagi dalam jati diri
lekanglah pagar jika itu hambat
indah lekukmu …

"..sayangku bahkan dalam batas kita, cinta itu semakin kuat memanggil "
terima kasih cinta, kuatkan kami terus dengan cinta

percayakah akan cinta

percayakah akan cinta
percayakah bisa berakhir
percayakah itu pilihan
percayakah itu reality
… tapi sungguh ini hanya bicara tentang hati

datangnya deras merasuk hati
memesona jiwa temukan belahannya

tapi berharap lebih
menggenggam lembutnya terlalu kasar
… membuatnya luka
… terkoyak harmoni mesra
… tak lagi padu belahan jiwa

pisah saja itu pilihan
toh memang tak lagi ada rasa

menyatu lagi
itu mimpi

perlu waktu menyembuhkan luka
perlu waktu memadamkan bara
perlu waktu menata belahan jiwa
perlu waktu menumbuhkan keyakinan
… diantara pilihan-pilihan

itu berarti berkorban lagi
menyediakan waktu (entah berapa lama)
melewatkan yang lain hanya untuk kamu (pantaskah itu)
membuang ragu (setelah sakit nyata tertipu)
… tapi akankah kamu juga akan begitu

melewati ini harus
tak kutolak karena berjalannya waktu

menerima ini harus
karena hidupku dalam nyata

memperjuangkan ini
bukanlah pahlawan
karena hanya pilihan

aku ingin memperbaiki pilihan
aku harus bertanggung jawab terhadap pilihan
aku rela kehilangan karena pilihan
… berani memulai kembali sebagai pilihan

kuharap selalu ada pandu temukan cinta
sebentuk citra tentang cinta
sejuknya cinta damainya cinta
ketika kita saling mengerti
… selalu itu tempat ternyaman kita untuk kembali

Sendiri aku

Sendiri aku
tanpa kamu

sunyiku tak layak temanku
kuusik dengan musik
semakin keras ingin kudengar dentam
mengisi hatiku yang rapuh
aku ragu dalam kesendirianku
menderitanya akan kehilangan kamu

sekesiap kuingin kau ada menjelma
berharap rupa sang dewi
dengan jentik menghapus luka-luka hati

sekesiap kulihat rupa bayangan kemarin
kau bercanda dengan yang lain
tak pilih tunggu aku di pinggir jalan itu
kau punya dunia lain
aku tak miliki kamu sepenuhnya
seberapa bagian diriku dalam dirimu
bukankah harusnya kita bersama

harmoniku hilang
aku hanya menuntut kamu
aku terseret badai dan semakin jauh darimu

"..aku bosan dengan semua ini…" jeritmu lalu diam
kubantah ? aku hanya terpana
kumarah ? aku membenci mengakui
kenapa cinta menjadi menyakiti
kenapa aku sempat terjebak dalam bagian cerita ini

aku di persimpangan antara…
aku harus memilih
demi damai perasaanku
demi kamu yang semakin bukan kamu
(dalam pandangku)

bergulat dengan dilema
terjebak dalam dilema
bisakah kuakhiri dilema