Prestasi Siswa Angkatan XII

Dari xii-superbatch.com

PASKIBRA
   
Paskibraka Nasional Komandan Kelompok 12 – Abraham Prihadi
Paskibraka Tingkat Propinsi Pembawa Bendera Duplikat – Ayu Gigih Rizqia
   
KETELADANAN SISWA
   
Juara I Lomba Keteladanan Siswa Tk. Jawa Tengah 2003 – Abraham Prihadi
Juara II Lomba Keteladanan Siswa Tk. Jawa Tengah 2003 – Aurora Marsye M.
   
DEBAT ILMIAH
   
Juara I Lomba Debat Ilmiah Universitaas Atmajaya Yogyakarta – Ayu Pratiwi, Mariske Mieke T.
Juara III Akmil Individual English Debating Competition – Ayu Pratiwi
Juara Harapan I Lomba Debat B.Inggris Tk. Jawa Tengah 2002 – M. Arief Pradipto, Bayu Widyo M., Nurina M.
2nd Best Speaker of Central Java Regional Lomba Debat Tk. Ja-teng – Bayu Widyo M.
Best Provincial Debating Team Lomba Debat Tk. Nasional – Nurina M.
Sekolah Pelita Harapan – Bayu Widyo M. , Ayu Pratiwi
   
LOMBA KARYA TULIS
   
Juara III Lomba Karya Tulis Ilmiah "Global City" PWK Undip Tk. Nasional – Prima Almazini
Juara III Lomba Karya Tulis UFO oleh majalah info-UFO Indonesia – Ayu Pratiwi
Juara I Lomba Karya Tulis Hari Habitat Dunia Tk. Jawa Tengah 2003 – Nurina M., Dhana Putra P., Rhino Fieldianto
Juara II Lomba Karya Tulis Hari Habitat Dunia Tk. Jawa Tengah 2003 – Vita Kartika R., Shinta L.R., Putu Eka Doddy
Harapan II Lomba Karya Tulis Ilmiah Bidang Elektro UGM 2002 – Diaz Alamsyah S.
Harapan III Lomba Karya Tulis Ilmiah Remaja Hari Kunjung Perpustakaan Tk. Jawa Tengah- Aurora Marsye M.

MENGARANG, MENULIS, & BERCERITA
   
Juara I Lomba Mengarang SMU Tk. Nasional 2003 – Alif Kartika
Juara III Lomba Mengarang SMU Tk. Nasional 2003 – Lina Marogan
Juara II Lomba Pembacaan Piagam Perjuangan Pelajar & Mahasiswa Tk. Jateng dan DIY 2003- Kurnia Purnawati
Juara I LombavMenulis Cerita Pendek Remaja se-Jawa Tengah 2003 – Ayu Pratiwi
Harapan II Lomba Menulis Cerita Pendek Remaja se-Jawa Tengah ’03 – Pande Nyoman
Juara II Lomba Mengarang Harkitnas Tk. Kab. Magelang 2003 – Lina Marogan
Juara II Lomba Menulis & Bercerita Cerita Rakyat Jawa Tengah 2002 – Lina Marogan
Karya Terbaik Lomba Cipta Cerita Rakyat Pelajar Tk. Ja-teng 2003 – Lina Marogan
Juara I Lomba Dongeng Bahasa Jepang UDINUS 2003 – Mariske Mieke T.
Juara II Lomba Dongeng Bahasa Jepang UDINUS 2003 – Vita Kartika R
Juara Harapan II Lomba Pidato Bahasa Jepang Tk. Jateng & DIY 2003 – Vita Kartika R.
Pemenang Media Indonesia Japanese Day Quiz by Japan Foundation – Ayu Pratiwi
Juara II Lomba Apresiasi Puisi Daerah Porseni SMU Tk. Karesidenan 2003 – Dimas Q.L.
Juara III Lomba Apresiasi Puisi Daerah PORSENI SMU Tk. Karesidenan – Kurnia Purnawati
   
LOMBA CEPAT TEPAT
   
Juara I LCT Ipa Kedokteran UGM Tk. Jawa Tengah & DIY 2003 – Alif Kartika, Aninto Jati Nugroho, Hardian S.W.
Juara II LCT Ipa Kedokteran UGM Tk. Jawa Tengah & DIY 2003 – Yoga Dirga Cahya, Ardian Franindo, Ruwadi
Juara Harapan I LCT Ipa Kedokteran UGM Tk. Jawa Tengah & DIY ’03 – Prima Almazini, Arief Hidayat, Fariz Setyadi
Juara II LCT Bahasa Jepang Tk. Jawa Tengah & DIY 2003 – Mariske Mieke, Gita P.U. , Aninto Jati
Juara III LCT Ilmu Pengetahuan Ke-Jepang-an UDINUS 2003 – Gita P.U., Aninto Jati N.
Juara I LCT Fisika UNDIP se-Jawa Tengah 2002 – Fariz Setyadi
Juara III LCT Fisika UNDIP se-Jawa Tengah 2002 – I Wayan T.P.
   
FISIKA
   
Peserta APHO Vietnam 2004 – I Wayan T.P.
Medali Perunggu Olimpiade Sains Nasional Balikpapan 2003 – Reza Ditya B.
Peringkat II Siswa Berpotensi Fisika Tingkat Nasional 2003 – I Wayan T.P
Juara I Top Challenge of Physics UGM Tk. Nasional 2003 – Ruwadi
Juara II Top Challenge of Physics UGM Tk. Nasional 2003 – I Wayan T.P.
Juara Harapan I Top Challenge of Physics UGM Tk. Nasional 2003 – Fariz Setyadi
Peringkat I Tes Standar Fisika Tk. Nasional 2004 – Ruwadi
Peringkat II Tes Standar Fisika Tk. Nasional 2004 – Reza Ditya B.
Peringkat V Tes Standar Fisika Tk. Nasional 2004 – Herru Kurniawan
Peringkat VIII Tes Standar Fisika Tingkat Nasional 2004 – Marda Ade S.
Peringkat XI Tes Standar Fisika Tk. Nasional 2004 – Fariz Setyadi
Peringkat XV Tes Standar Fisika Tk. Nasional 2004 – Rhino Fieldianto
Peringkat XVI Tes Standar Fisika Tingkat Nasional 2004 – Fajar Primazona
Peringkat XIX Tes Standar Fisika Tk. Nasional 2004 – Irfan Wibowo
   
MATEMATIKA
   
Medali Emas Olimpiade Sains Nasional Balikpapan 2003 – Arief Hidayat
Juara I Lomba Matematika XVI Nasional UGM 2004 – Hardian S.W.
Juara II Kontes Matematika UNNES se-Jawa 2003 – Prima Almazini
Juara III Kontes Matematika UNNES se-Jawa 2003 – Rizaldi M.
Juara Harapan I Lomba Matematika PRIMAGAMA Tk. Jateng & DIY – Hardian S.W.
Juara II Olimpiade Matematika UNDIP 2003 – Arief Hidayat
   
KIMIA
   
Medali Perak Olimpiade Sains Nasional Balikpapan 2003 – Fajar Estu P.
Juara I Olimpiade Kimia UNS se-Jawa & Bali 2003 – Aninto Jati, Ardian Franindo, Wuri Fitriyanto
Juara I Olimpiade Kimia UNNES Tk. Jawa Tengah 2003 – Aninto Jati
Juara II Olimpiade Kimia UNNES Tk. Jawa Tengah 2003 – Ardian Franindo
Juara Harapan I Olimpiade Kimia UNNES Tk. Jawa Tengah 2003 – Wuri Fitriyanto
   
BIOLOGI
   
Medali Emas Olimpiade Sains Nasional Balikpapan 2003 – Alif Kartika
   
KOMPUTER
   
Medali Perunggu Olimpiade Sains Nasional Balikpapan 2003 – Nathanael Gratias S
Medali Perunggu Olimpiade Sains Nasional Balikpapan 2003 – M. Arief Pradipto
Medali Perunggu Olimpiade Sains Nasional Balikpapan 2003 – Putu Eka Doddy
Medali Perunggu Olimpiade Sains Nasional Balikpapan 2003 – Zurich Ferdian
Teori Terbaik Olimpiade Sains Nasional Balikpapan 2003 – Nathanael Gratias S
Medali Perak BINUS Programming Contest 2004 – Zurich Ferdian
Juara III Workshop Musik Elektronik & Video Editing kerja sama

Universitas Tidar-Intel Asia Pasifik – Nathanael Gratias S
Juara Harapan I IPEKA HIGH Computer Competition 2003 – Nathanael Gratias, Hardian Setiawan
Juara Harapan II Kompetisi Pemrograman Komputer Binus 2003 – Nathanael Gratias, M. Arief Pradipto
   
OLAHRAGA
   
Juara I Bola Basket Putra POR Kabupaten 2003 – Tim Basket
Juara III Bola Basket Putri POR Kabupaten 2003 – Tim Basket
Juara I Bola Basket Putri HUT AKMIL 2003 – Tim Basket
Juara III Bola Basket Putra HUT AKMIL 2003 – Tim Basket
Juara III Bola Basket Putra Liga Hexos Extravaganza 2003 – Tim Basket
Juara III Bola Basket Putri Liga Hexos Extravaganza 2003 – Tim Basket
Juara I SKJ 2002 " Ayo Bersatu " POR Kabupaten 2003 – Tim SKJ
Juara I Putra Lomba Gerak Jalan Kabupaten 2002 – Tim Gerak Jalan
Juara I Putri Lomba Gerak Jalan Kabupaten 2002 – Tim Gerak Jalan
Juara I Putri Lomba Gerak Jalan Kabupaten 2003 – Tim Gerak Jalan
Juara III Putra Lomba Gerak Jalan Kabupaten 2003 – Tim Gerak Jalan
Juara III Sepakbola POR Kabupaten 2003 – Tim Sepakbola

SENI DAN POSTER
   
Best Performance Follow Your Dream Workshop Kawanku 2002 – Ayu Pratiwi
Best Script Writer Follow Your Dream Workshop Kawanku 2002 – Ayu Pratiwi
Juara I Lomba Poster UNNES Tk. Jawa Tengah 2002 – Radityo Andi
Juara II Lomba Poster UNNES Tk. Jawa Tengah 2002 – Rhino Fieldianto
Juara III Lomba Poster UNNES Tk. Jawa Tengah 2002 – Risma Diniar
Juara I Lomba Poster Hari Habitat Dunia Tk. Jawa Tengah 2003 – Bayu Widyo M., Adi Wijaya, Akhmad Kurniawan
Juara II Festival Band se-Karesidenan Kedu – Leo feat The Band
Juara II Teater Kanijar Kabupaten Magelang 2002 – Tetanus
Juara II Aktris Terbaik Kanijar Kabupaten Magelang 2002 – Kurnia Purnawati
Juara II Arisan Teater Kabupaten Magelang – Tetanus

Berita Duka: AKP Imam Dwi Haryadi TN-3

ikastara.org

Berita Duka:
Kasat Intelkam Polresta Palu AKP Imam Dwi Haryadi, S.I.K. gugur dalam tugas
Image

Telah meninggal dunia, Kasat Intelkam Polresta Palu Ajun Komisaris Polisi Imam Dwi Haryadi, S.I.K. (TN-3)
di Dusun Salena, Palu, Sulawesi Tengah.
Korban meninggal bersama dua
rekan lainnya, pada saat menjalankan tugas selaku Kepala Satuan Intel
dan Pengamanan Polres Palu, dalam bentrokan dengan sekelompok pengikut
aliran kepercayaan setempat.

Semoga arwah beliau diterima di sisi Tuhan yang Kuasa, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan.

Berita lebih lanjut mengenai bentrokan ini:

http://www.kompas.com/utama/news/0510/25/193609.htm

http://www.metrotvnews.com/berita.asp?id=4010

http://jkt1.detiknews.com/indexfr.p…8842/idkanal/10

http://jkt1.detiknews.com/index.php…8801/idkanal/10

http://jkt1.detiknews.com/index.php…8732/idkanal/10

http://www.liputan6.com/view/7,1113…1130289914.html

Informasi tambahan dari Buku Tahunan Angkatan III:

Nama : IMAM DWI HARIYADI
Nosis : 92.0688
Kelas Terakhir : III A1 – 3
Graha Terakhir : 5
Tempat Tanggal Lahir  : Blora/ 12 September 1977
Asal Panda  : VII/ Semarang
Agama  : Islam
Cita-cita  : Insinyur/ Teknokrat
Hobi  : Membaca, Menyanyi
Tokoh Idola  : Muhammad SAW
Motto : Selalu berusaha mendapatkan yang terbaik dan yakin
  bahwa yang saya terima adalah yang terbaik yang
  diberikan oleh-Nya

"In Memoriam" Jenderal LB Moerdani


Telah Pergi, Patriot Sejati

DI suatu pagi sambil minum kopi di lobi sebuah
hotel kami berbicara soal-soal pribadi. ‘"Har, sebagai orang minoritas,
kita harus kerja ekstra keras agar dapat pengakuan sewajarnya," kata
beliau. Apa ini suatu obsesi ataukah motivasi, tidak pernah saya
telusuri.

"Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku
telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman. Sekarang
telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku
oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya…" (2 Tim 4:7-8). Kutipan
ayat suci ini agaknya baik menjadi pembuka obituari Pak Benny sesuai
dengan yang diimaninya. Dan, dalam hal ini seiring pula dengan pesan
orang-orang tua agar kita yang hidup bersedia mendem jero, mengubur
dalam-dalam, sanak dan kadang atau siapa saja yang meninggal beserta
seluruh kesalahannya, maka yang tertinggal di antara kita pun gondo
arum, bau wangi.

Dengan itu pula saya ingin mengatakan bahwa beliau
itu, yaitu Leonardus Benjamin Moerdani, dalam catatan hidupnya selama
72 tahun, tampak jelas sejak usia 14 tahun tidak pernah sekejap pun
mengingkari tanggung jawab kebangsaannya sebagai patriot sejati,
"nasionalis 24 karat". Melakukan segala tugasnya, beyond the call of
duty, melampaui panggilan tugasnya.

Pak Benny banyak dihormati karena selama masih aktif
bertugas terkenal sebagai loyal terhadap tugas dan fungsinya, menjaga
keutuhan dan kedaulatan bangsa dan negaranya, tidak memikirkan dirinya,
tidak kenal waktu jeda, menghadang satu peristiwa ke peristiwa yang
lain, agar semua selesai saat itu juga, tidak ngambra-ambra. Tuntas.
Beres. Selesai. Sempurna. Selanjutnya, tugas lain sudah menunggu.

Namanya mulai tercatat di dalam ingatan saya, karena
cerita-cerita di dalam memimpin Operasi Naga, pembebasan Irian Barat.
Kapten Benny, yang kemudian diangkat sebagai Mayor, memimpin pasukan
yang sebesar satuan brigade di hutan belantara di sekitar Merauke.
Mayor dr Ben Mboi adalah perwira Wamil yang menyertai penerjunan itu
juga.

Kemudian saya lebih mengenal beliau sewaktu saya
menyertai Saudara Julius Pour menulis biografinya yang berjudul: L.B.
Moerdani-Profil Prajurit Negarawan. L Benny Moerdani memang prajurit
TNI yang semenjak muda belia turut serta dalam operasi-operasi militer,
besar maupun kecil untuk menegakkan kedaulatan negara RI. Perannya
selalu menonjol, terutama di dalam medan pertempuran.

Beliau memang prajurit tempur TNI par excellence.
Dan, karena sifat pribadi beliau yang pendiam dan tertutup serta akurat
dan cerdas di dalam bekerja, maka sewaktu mendapat tugas sebagai
perwira intelijen beliau dianggap sebagai pakar yang mumpuni di bidang
ini. Untuk tugas kedua-duanya ini L Benny Moerdani menjadi pemimpin
yang diteladani.

BANYAK orang yang berpendapat bahwa Benny Moerdani
orangnya dingin, tertutup, dan angkuh. Tetapi, sebenarnya di dalam
lubuk hatinya yang terdalam beliau adalah orang yang hangat, peduli,
dan pemerhati orang sekitarnya. Seorang prajurit yang sangat loyal pada
atasannya, tetapi sekaligus juga loyal pada anak buahnya. Pak Benny
sangat tinggi kesetiakawanannya, terutama bagi yang lemah.

Sebagai pengemban tugas negara berhubungan antara
bangsa dan negara, Pak Benny dapat membawakannya dengan piawai dan
penuh kehangatan, keakraban, namun tetap terhormat. Hampir di setiap
negara Pak Benny bertugas, selalu terjalin hubungan yang akrab, hangat,
dan dipercaya oleh counter-part-nya, baik di kalangan sipil, politisi,
maupun militer. Tetapi kalau ada persoalan yang benar menyentuh
martabat, kedaulatan negaranya, beliau dapat meledak dan membuat orang
terperangah.

Dengan berakhirnya era kekuasaan Presiden Soeharto,
banyak generasi muda sekarang ingin mengetahui apakah Pak Benny pada
waktu sekarang ini pro pada civilian rule apa tidak? Persepsi dan sikap
kalangan militer dan kekuatan-kekuatan politik sipil mengenai
perkembangan politik dan proses demokratisasi merupakan komponen
penting dari wacana negosiasi demokrasi yang sedang berlangsung. Dari
wacana dan diskusi-diskusi yang mencuat di permukaan tampak bahwa di
samping ada beberapa kesamaan, juga terlihat jelas perbedaan cara
pandang mengenai posisi dan peran masing-masing. Yang terang selama ini
pandangan Angkatan 45 terhadap dikotomi sipil dan militer itu memang,
tidak tegas hitam putih, akan tetapi yang saya tahu pasti bahwa pada
waktu Pak Benny ada di puncak pimpinan TNI, waktu itu, dia tegas-tegas
menolak tentara dilibat-libatkan pada politik praktis.

Akan hal ini, kawan-kawan seangkatannya, baik dari
kalangan tentara sendiri maupun dari kalangan kawan-kawan sipil,
menyayangkan pendapat Benny Moerdani itu karena merupakan sterilisasi
tentara dari bidang politik. Dan, oleh karena pada waktu itu pemimpin
tertinggi (Pak Harto) adalah seorang militer, maka ABRI yang steril
sedemikian ini akan mudah diperalat oleh penguasa tertinggi itu
(pemerintah).

PERNAH pada waktu saya menulis obituari terhadap
Jenderal Simatupang saya kemukakan pendapatnya bahwa ABRI akan tidak
berhasil dalam mendewasakan proses demokratisasi bangsa Indonesia kalau
masih adanya komando teritorial (koter) dan sistem teritorial. Pak
Benny tidak sependapat dengan mengatakan bahwa isi konsep dan
pelaksanaan dari koter sekarang ini adalah lain dengan apa yang
dimaksud oleh Jenderal Simatupang. Apa komando teritorial itu? Sekarang
ini menjadi perdebatan lagi.

Pak Benny memang sosok tentara yang profesional,
dalam sikap dan tindakannya memberi penegasan bahwa pengabdian kepada
bangsa dan negaranya tidak pernah ada batas akhirnya.
Keprofesionalannya juga ditandai dengan penghargaannya yang tinggi pada
kecerdasan, tidak hanya untuk kalangan militer saja, tetapi juga di
kalangan sipil. Adalah Pak Benny yang mendirikan sekolah Taruna
Nusantara
, yang dimaksudkan untuk menggodok anak-anak setingkat SMA
untuk menghasilkan kader-kader bangsa dan pemimpin-pemimpin nasional
yang tangguh dan berkepribadian.

Pak Benny, di luar tugasnya, menyediakan dan
mengusahakan adanya beasiswa untuk kalangan sipil. Di luar dinas
kemiliterannya, Pak Benny selalu bergaul dengan wartawan, intelektual,
dan politisi, dan menghadiri seminar-seminar baik di dalam dan di luar
negeri, terutama yang diselenggarakan oleh CSIS. Setelah pensiun, Pak
Benny secara formal menjadi anggota Dewan Direktur CSIS sebagaimana
juga Hasnan Habib, Abdurrahman Wahid (waktu itu), dan M Sadli, Fikri
Jufri, Sabam Siagian, dan lain-lain.

Akhirnya, untuk Pak Benny, mari kita dendangkan macapatan maskumambang untuk mengantar kepergiannya ke haribaan yang Mahakuasa:

Surem-surem pra Pandawa samya kingkin,

Kruna wit sang lena

Prabu anom Pringgandani

Gugur ing Bharatayuda

Pra pandhita myang resi samya memuji

Kunjuk mring Hyang Suksma

Amrih suksmanya sang lalis

Tinampi ing swarga mulya

(Oleh Ki Royal Sudarna)

Terjemahannya: Kesedihan menyelimuti para Pandawa,
karena yang wafat Prabu Anom Pringgandani. Gugur dalam perang
Bharatayuda. Dan, para pandita berdoa, dihaturkan kepada Yang Ilahi,
agar jiwa yang meninggal diterima di surga mulia.

Kepada keluarga yang ditinggalkan semoga diberi Rahmat kekuatan.

Penulias adalah Peneliti Senior CSIS

DEPHAN DAN MABES TNI BERI PERHATIAN SERIUS PADA SMA TARUNA NUSANTARA

Info Dephan :

DEPHAN DAN MABES TNI BERI PERHATIAN SERIUS PADA SMA TARUNA NUSANTARA

Sejak
awal berdirinya, Departemen Pertahanan dan Mabes TNI telah memberikan
perhatian yang serius kepada SMA Taruna Nusantara (TN), baik dalam
bentuk Sumber Daya Manusia, sarana prasarana, maupun fasilitas software
dan hardware pendidikan. Namun demikian, dengan kondisi keuangan negara
yang terbatas, maka diharapkan masyarakat mengambil peran yang lebih
besar khususnya orang tua siswa, untuk bersama-sama memikul tanggung
jawab tersebut.

Demikian dikatakan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono dalam
amanat yang dibacakan oleh Sekretaris Jenderal Departemen Pertahanan
Letrjen TNI Sjafrie Sjamsoeddin, sabtu (2/7) pada Prasetya Alumni SMA
Taruna Nusantara Angkatan XIII Tahun Pendidikan 2002-2005 di Balairung
Pancasila SMA TN Jl. Raya Purworejo Km. 5 Magelang, Jawa Tengah.

Lebih lanjut Menhan menjelaskan, dalam pengamatan para pemimpin,
sistem pengelolaan swadaya murni yang sudah berlangsung selama tiga
tahun ini, SMA Taruna Nusantara telah berada pada garis yang tepat.
Untuk itu Menhan mengajak semua pihak untuk bahu membahu dengan penuh
kesadaran sesuai tanggung jawab masing-masing demi kelangsungan dan
kejayaan Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara yang dibanggakan ini.

Kepada alumni Angkatan XIII, Menhan RI Juwono Sudarsono
menyampaikan pesan, antara lain ; para alumni merupakan salah satu
lulusan yang istimewa karena merupakan angkatan pertama yang diterima
dalam era swadaya murni.

“Semula para pimpinan, pengelola dan masyarakat meragukan apakah
kondisi ini tidak akan menurunkan kualitas output dan outcome SMA
Taruna Nusantara, tetapi semua keraguan itu sekarang sirna”, ujarnya.

Menhan juga berharap kepada seluruh alumni dimanapun mereka melanjutkan
studi dan apapun profesi yang ditekuni nanti, satu hal yang harus tetap
dipegang teguh yakni nilai-nilai kebangsaan dan jiwa merah putih yang
telah tertanamkan selama tiga tahun. Tidak ada artinya berhasil di
dunia kerja dan profesi, jika generasi bangsa ini tidak lagi memiliki
nasionalisme yang kokoh. Bersatunya generasi bangsa ini merupakan modal
terbesar untuk membangun bangsa dan negara mencapai masyarakat madani,
masyarakat yang maju, adil, aman, dan sejahtera.

Pada kesempatan tersebut, Sekjen Dephan Letjen TNI Sjafrie
Sjamsoeddin memberikan piagam penghargaan Bintang Garuda Trisakti
Taruna Tama kepada alumni yang lulus terbaik berupa, Emas kepada Intan
Nur Asma Hardani, Perak kepada Burhanudin Arif Rahman dan Perunggu
kepada Dimas Fery Anuraga. Sedangkan piagam penghargaan Bintang Kartika
Cendikia diberikan kepada Alumni Program IPA atas nama Rosa Vanda
Meliana dan Alumni Program IPS atas nama Piki Tresna Hidayat.

Demikian siaran berita Biro Hubungan Masyarakat Setjen Dephan RI.

Calon Prajurit Taruna, Kadet dan Karbol Terbaik Akademi TNI 2005

3 Alumni SMA Taruna Nusantara berhasil meraih prestasi terbaik untuk masing-masing Matra Darat, Laut dan Udara pada Upacara Wisuda Jurit, Jum’at 28 Oktober 2005 yang berlangsung Lapangan Sapta Marga Akademi Militer Magelang. Upacara yang dihadiri seluruh siswa kelas III dan sebagian siswa kelas XI SMA Taruna Nusantara tersebut dipimpin oleh Inspektur Upacara Panglima TNI Jenderal TNI Endriartono Sutarto. Turut hadir, Kepala SMA Taruna Nusantara Brigadir Jenderal TNI Untung Susoro.
 

Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional IV 2005

Peserta PIRN, Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional IV LIPI dari SMA TN:
1. Rudi Mahendra III IPA 3
Image
2. Ach. Ferdiansyah III IPA 7
3. Dina Kharismawati III IPA 1

Pelaksanaan PIRN 2005 dipusatkan di Kebun Raya Cibodas , Jawa Barat
dari tanggal 19 – 23 September 2005. PIRN IV 2005 diikuti oleh 22
propinsi yang terdiri dari 123 siswa.

Siswa Rudi Mahendra mengambil bidang IPTEK, Ach. Ferdiansyah bidang IPA
Flora
dan Dina Kharismawati bidang IPSK.
Tujuan pelaksanaan PIR adalah untuk membina generasi muda/remaja dalam
pelaksanaan penelitian secara metodologis dan diarahkan untuk
menanamkan sikap dan perilaku scientific minded, scientific curiosity dan
scientific approach.

Dalam PIRN siswa dibentuk kelompok masing-masing bidang dan terdiri
dari berbagai daerah. Hasil dari PIRN mendapatkan penghargaan sebagai
peneliti remaja terbaik, siswa Rudi Mahendra mendapat penghargaan untuk
bidang IPTEK.


Biodata Rudi Mahendra
Nama  : RUDI MAHENDRA
Nosis  : 03.3796
Kelas : III – IPA 2
Tempat/ Tgl Lahir  : GROBOGAN/  20 Januari 1988
Agama : Islam
Alamat : KARANGHARJO RT 2/II NO 13, PULO KULON, GOBOGAN, JATENG