The 10 Laws of Leadership

SEPULUH HUKUM KEPEMIMPINAN

    Apa yang membedakan seorang manajer yang memiliki
karakter "pemimpin" dengan manajer "biasa" walaupun ia telah mengikuti
berbagai macam pelatihan kepemimpinan yang sangat keras? Mengapa ada
pemimpin yang seperti ditakdirkan sebagai orang besar, sedangkan ada
pemimpin lainnya disalahkan atau menyalahkan diri karena memimpin
secara biasa-biasa saja. Jika menurut anda perbedaan tersebut hanya
terletak pada "keberuntungan" atau "kesempatan" , pendapat anda tidak
sepenuhnya benar. Hanya sebagian kecil dari pemimpin sukses mencapai
keberhasilan besar melalui keberuntungan dan kesempatan.

    Berdasarkan suatu data statistik, banyak pemimpin
besar meraih keberhasilan dalam pekerjaan dan kehidupannya melalui
seperangkat hukum kepemimpinan yang mendetail dan merupakan
prinsip-prinsip yang telah diujicobakan. Sedangkan manajer "biasa",
tanpa mengecilkan usaha mereka dalam menjalankan sistem kepemimpinan
lain yang cukup beragam, pada kenyataannya tidak mempunyai banyak
kesempatan untuk menjadi seorang pemimpin sejati.

Pemimpin Seperti Burung Elang

Dulu, ketika ada orang yang bercerita bahwa hampir semua pemimpin duduk
kesepian di puncak piramida, saya agak kurang percaya. Pasalnya, secara
kasat mata kelihatan, setiap pemimpin dikelilingi oleh banyak sekali
pengikut. Dimana-mana muncul diikuti oleh banyak orang.
 
Sekian tahun setelah menjadi konsultan banyak pemimpin perusahaan, dan
juga merasakan sendiri bagaimana kesepiannya saya di puncak piramida
sebuah perusahaan swasta, terasa sekali kebenaran pernyataan di atas.
 
Ada banyak sekali hal yang hilang begitu duduk di atas. Tawa ria yang
bebas, hubungan tanpa jarak, manusia-manusia tulus yang datang tanpa
kepentingan, kebebasan dari politik perkantoran yang busuk, hidup
dengan stress ringan, hanyalah sebagian kecil saja dari kemewahan hidup
yang hilang.
 

Tak Menangis Saat Kalah

Suatu ketika, ada seorang anak yang sedang mengikuti sebuah lomba mobil
balap mainan. Suasana sungguh meriah siang itu, sebab ini adalah babak
final. Hanya tersisa 4 orang sekarang dan mereka memamerkan setiap
mobil mainan yang dimiliki. Semuanya buatan sendiri,sebab memang
begitulah peraturannya.

Ada seorang anak bernama Mark. Mobilnya tak istimewa, namun ia termasuk
dalam 4 anak yang masuk final. Dibanding semua lawannya, mobil Mark-lah
yang paling tak sempurna. Beberapa anak menyangsikan kekuatan mobil itu
untuk berpacu melawan mobil lainnya. Yah, memang, mobil itu tak begitu
menarik. Dengan kayu yang sederhana dan sedikit lampu kedip di atasnya,
tentu tak sebanding dengan hiasan mewah yang dimiliki mobil mainan
lainnya. Namun, Mark bangga dengan itu semua, sebab, mobil itu buatan
tangannya sendiri.

Tindakan Kecil Tidak Dikenal

Di kota Liverpool Inggris, tempat John Lennon melahirkan kelompok musik
yang pernah merubah sejarah dunia, saya pernah mengalami sebuah
pengalaman kemanusiaan yang amat menyentuh.
Setelah antre cukup lama di kantor imigrasi, guna memperpanjang visa
isteri saya, lebih-lebih setelah mendengar orang di antrean depan
ditanya dan dimaki sana-sini, hati ini sempat kecut juga.
Belum lagi ditambah dengan stok tiket return yang batasnya hari itu juga.
Plus tidak ada uang untuk menyewa hotel kalau terpaksa menginap.
Begitu cekaknya keuangan, bekalpun membawa dari kota Lancaster yang berjarak sekitar empat jam perjalanan kereta api.

Pelajaran dari Titanic

Apa yang lebih berarti daripada kisah cinta dalam film Titanic, adalah
bagaimana karakter yang berbeda-beda bereaksi di hadapan wajah kematian
yang mendekat:

1. Perancang kapal tampak merasa bersalah, ia sedih dan menyesal,
merenungkan kesalahan yang telah ia buat, dan membiarkan yang lain
berlari ke perahu penyelamat.

2. Sang kapten tampak penuh dengan keterikatan, terjebak oleh
reputasinya yang rusak dan mimpi indah pensiunnya yang hancur. Ia
memegang topinya, tidak mencoba menyelamatkan diri, berdiam diri
menunggu kematian. Terlalu angkuh?

3. Si orang jahat sungguh tak bermoral, mencoba menyuap dan menipu untuk menyelamatkan diri sendiri.

SMS Akademik

Registrasi SMA Akademik :

Ketik REG<spasi>SMATN<spasi>NOSIS
Contoh :

REG SMATN 070707

kirim ke 7890 ( Indosat, Telkomsel dan Telkom Flexi ) atau 9600 (Exel)

Mencabut Registrasi :

Ketik UNREG<spasi>SMATN
Contoh :

UNREG SMATN

kirim ke 7890 ( Indosat, Telkomsel dan Telkom Flexi ) atau 9600 (Exel)