DEPHAN DAN MABES TNI BERI PERHATIAN SERIUS PADA SMA TARUNA NUSANTARA

Info Dephan :

DEPHAN DAN MABES TNI BERI PERHATIAN SERIUS PADA SMA TARUNA NUSANTARA

Sejak
awal berdirinya, Departemen Pertahanan dan Mabes TNI telah memberikan
perhatian yang serius kepada SMA Taruna Nusantara (TN), baik dalam
bentuk Sumber Daya Manusia, sarana prasarana, maupun fasilitas software
dan hardware pendidikan. Namun demikian, dengan kondisi keuangan negara
yang terbatas, maka diharapkan masyarakat mengambil peran yang lebih
besar khususnya orang tua siswa, untuk bersama-sama memikul tanggung
jawab tersebut.

Demikian dikatakan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono dalam
amanat yang dibacakan oleh Sekretaris Jenderal Departemen Pertahanan
Letrjen TNI Sjafrie Sjamsoeddin, sabtu (2/7) pada Prasetya Alumni SMA
Taruna Nusantara Angkatan XIII Tahun Pendidikan 2002-2005 di Balairung
Pancasila SMA TN Jl. Raya Purworejo Km. 5 Magelang, Jawa Tengah.

Lebih lanjut Menhan menjelaskan, dalam pengamatan para pemimpin,
sistem pengelolaan swadaya murni yang sudah berlangsung selama tiga
tahun ini, SMA Taruna Nusantara telah berada pada garis yang tepat.
Untuk itu Menhan mengajak semua pihak untuk bahu membahu dengan penuh
kesadaran sesuai tanggung jawab masing-masing demi kelangsungan dan
kejayaan Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara yang dibanggakan ini.

Kepada alumni Angkatan XIII, Menhan RI Juwono Sudarsono
menyampaikan pesan, antara lain ; para alumni merupakan salah satu
lulusan yang istimewa karena merupakan angkatan pertama yang diterima
dalam era swadaya murni.

“Semula para pimpinan, pengelola dan masyarakat meragukan apakah
kondisi ini tidak akan menurunkan kualitas output dan outcome SMA
Taruna Nusantara, tetapi semua keraguan itu sekarang sirna”, ujarnya.

Menhan juga berharap kepada seluruh alumni dimanapun mereka melanjutkan
studi dan apapun profesi yang ditekuni nanti, satu hal yang harus tetap
dipegang teguh yakni nilai-nilai kebangsaan dan jiwa merah putih yang
telah tertanamkan selama tiga tahun. Tidak ada artinya berhasil di
dunia kerja dan profesi, jika generasi bangsa ini tidak lagi memiliki
nasionalisme yang kokoh. Bersatunya generasi bangsa ini merupakan modal
terbesar untuk membangun bangsa dan negara mencapai masyarakat madani,
masyarakat yang maju, adil, aman, dan sejahtera.

Pada kesempatan tersebut, Sekjen Dephan Letjen TNI Sjafrie
Sjamsoeddin memberikan piagam penghargaan Bintang Garuda Trisakti
Taruna Tama kepada alumni yang lulus terbaik berupa, Emas kepada Intan
Nur Asma Hardani, Perak kepada Burhanudin Arif Rahman dan Perunggu
kepada Dimas Fery Anuraga. Sedangkan piagam penghargaan Bintang Kartika
Cendikia diberikan kepada Alumni Program IPA atas nama Rosa Vanda
Meliana dan Alumni Program IPS atas nama Piki Tresna Hidayat.

Demikian siaran berita Biro Hubungan Masyarakat Setjen Dephan RI.

Calon Prajurit Taruna, Kadet dan Karbol Terbaik Akademi TNI 2005

3 Alumni SMA Taruna Nusantara berhasil meraih prestasi terbaik untuk masing-masing Matra Darat, Laut dan Udara pada Upacara Wisuda Jurit, Jum’at 28 Oktober 2005 yang berlangsung Lapangan Sapta Marga Akademi Militer Magelang. Upacara yang dihadiri seluruh siswa kelas III dan sebagian siswa kelas XI SMA Taruna Nusantara tersebut dipimpin oleh Inspektur Upacara Panglima TNI Jenderal TNI Endriartono Sutarto. Turut hadir, Kepala SMA Taruna Nusantara Brigadir Jenderal TNI Untung Susoro.
 

Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional IV 2005

Peserta PIRN, Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional IV LIPI dari SMA TN:
1. Rudi Mahendra III IPA 3
Image
2. Ach. Ferdiansyah III IPA 7
3. Dina Kharismawati III IPA 1

Pelaksanaan PIRN 2005 dipusatkan di Kebun Raya Cibodas , Jawa Barat
dari tanggal 19 – 23 September 2005. PIRN IV 2005 diikuti oleh 22
propinsi yang terdiri dari 123 siswa.

Siswa Rudi Mahendra mengambil bidang IPTEK, Ach. Ferdiansyah bidang IPA
Flora
dan Dina Kharismawati bidang IPSK.
Tujuan pelaksanaan PIR adalah untuk membina generasi muda/remaja dalam
pelaksanaan penelitian secara metodologis dan diarahkan untuk
menanamkan sikap dan perilaku scientific minded, scientific curiosity dan
scientific approach.

Dalam PIRN siswa dibentuk kelompok masing-masing bidang dan terdiri
dari berbagai daerah. Hasil dari PIRN mendapatkan penghargaan sebagai
peneliti remaja terbaik, siswa Rudi Mahendra mendapat penghargaan untuk
bidang IPTEK.


Biodata Rudi Mahendra
Nama  : RUDI MAHENDRA
Nosis  : 03.3796
Kelas : III – IPA 2
Tempat/ Tgl Lahir  : GROBOGAN/  20 Januari 1988
Agama : Islam
Alamat : KARANGHARJO RT 2/II NO 13, PULO KULON, GOBOGAN, JATENG

JUMPA TOKOH NASIONAL – JENDERAL TNI RYAMIZARD RYACUDU

CERAMAH PEMBEKALAN

KEPADA

SISWA/ SISWI SMA TARUNA NUSANTARA

Dengan Tema

WAWASAN KEBANGSAAN

Selasa, 22 Novembar 2005

Pagi-pagi setelah makan pagi, kami seluruh siswa SMA TN langsung
menuju Balairung Pancasila. Ada apakah di sana? SMA TN kedatangan salah
satu tokoh nasional Indonesia, Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu, yang
dulunya adalah Kepala Staf Angkatan Darat.

Acara Jumpa Tokoh Nasional dimulai pada pukul 10.00 WIB. Ketika langkah
pertama Pak Ryamizard menginjak Balairung Pancasila, seluruh siswa SMA
TN dengan serentak menyanyikan lagu Selamat Datang. Setelah laporan
siswa, Balairung Pancasila digetarkan oleh sebuah yel khas SMA TN, check sound.

Sambutan dari Kepala Sekolah SMA TN, Brigjen TNI Untung Susoro
mengawali rangkaian acara Jumpa Tokoh Nasional. Memasuki acara puncak,
yaitu pembekalan oleh Bapak Ryamizard Ryacudu, seluruh siswa telah siap
mendengarkan dengan baik dan tenang.

Pembekalan Bapak Ryamizard bertemakan Wawasan Kebangsaan.  Materi
yang sangat menumbuhkan rasa ingin tahu siswa dan siswi SMA TN adalah
Perang Modern. Sebagaimana yang telah disampaikan Bapak Ryamizard,
Indonesia harus berhati-hati dalam suatu persahabatan dengan negara
lain. Karena yang namanya sahabat belum tentu akan menjadi sahabat
untuk selamanya, bahkan terkadang akan menjadi "musuh dalam selimut".

Beliau menggunakan ilustrasi negara Irak. Seperti yang kita ketahui,
Irak adalah salah satu negara di Timur Tengah yang mempunyai hubungan
yang baik dengan negara-negara sekitarnya. Namun, pada saat invasi USA
ke Irak, tak ada satu pun negara Timur Tengah

yang membantu Irak, bahkan Turki pun membantu jalannya invasi tersebut.

Dalam presentasi Bapak Ryamizard, Beliau selalu menekankan betapa
pentingnya jiwa persatuan dan kesatuan warga negara Indonesia.
Intergritas bangsa merupakan perisai pelindung yang kuat dalam
menghadapi tekanan perang modern sekarang ini.

Image



Sebagai penutup Acara Jumpa Tokoh Nasional, dibukalah sesi tanya jawab.
Ada 6 siswa penanya, yang 2 diantaranya adalah siswi putri. Inti dari
berbagai pertanyaan itu adalah bagaimana peran konkrit TNI dalam
menghadapi berbagai tekanan keamanan yang mungkin akan tejadi bagi
bangsa Indonesia. Selain itu, ditanyakan juga bagaimana prospek TNI
dalam era teknologi modern.

Pada hari yang sama setelah ceramah, beliau berkenan makan bersama
siswa di Ruang Komunikasi Bersama. Sekalian Siswa yang berulang tahun
hari itu dirayakan dengan nasi tumpeng.


Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berkunjung ke SMA TN

"TETAPLAH MENJADI LEMBAGA PENDIDIKAN YANG MEMBANGGAKAN DAN SATU PUSAT KEUNGGULAN (CENTER OF EXCELLENT)"

MAGELANG, 6 DESEMBER 2005
PRESIDEN RI – SUSILO BAMBANG YUDHOYONO

Wednesday, 07 December 2005
DI SMP MUH BLABAK; SBY Mengajar Matematika

MAGELANG (KR) – Siswa-siswi SMP Muhammadiyah Blabak Magelang patut berbangga diri. Karena memperoleh kesempatan mendapatkan pelajaran Matematika yang langsung disampaikan oleh orang nomor satu di Indonesia. Saat mengunjungi SMP Muh Blabak, Selasa (6/12), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memang menyempatkan diri mengajar pelajaran Matematika saat memasuki salah satu ruang kelas di sekolahan tersebut, di samping meninjau ruang laboratorium komputer serta melakukan tanya-jawab dengan para siswa.

 
 

Jumpa Tokoh Nasional – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono

Selasa pagi, suasana di dalam kampus SMA Taruna
Nusantara mendadak menjadi sangat ramai. Ratusan aparat keamanan baik
dari TNI maupun Polri berjaga-jaga di setiap sudut lingkungan kampus
SMA TN. Pagi itu, akan diadakan tatap muka Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono dengan siswa SMA Taruna Nusantara. Tatap muka yang semula
akan diadakan 2 bulan lalu, baru bisa dilaksanakan pada tanggal 6
Desember 2005. Berbagai persiapan telah dilaksanakan oleh seluruh warga
SMA Taruna Nusantara. Walaupun menjelang Ulangan Semester, namun para
siswa dan pamong tetap bersemangat menyambut Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono.

Rombongan Presiden bertolak dari Yogyakarta pada pukul 08.30 WIB dan
tiba di SMA TN pukul 09.40 WIB. Setibanya di kampus SMA TN beliau
menuju Wisma Tamu diiringi Korsik dari Gita Bahana Nusantara Drum Band.
Memasuki Wisma Tamu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu
Ani Bambang Yudhoyono disambut oleh Jajar Nusantara yang terdiri dari
para siswa-siswi yang mengenakan busana daerah dari Aceh sampai Papua.
Setelah menandatangani Buku Tamu di Wisma Tamu, Presiden "bergerak"
menuju Balirung Pancasila, disambut dengan lagu "Selamat Datang" yang
dinyanyikan oleh para siswa dengan meriah dan penuh semangat.

Image

Pada acara tatap muka ini tidak hanya dihadiri oleh keluarga besar SMA
TN saja, namun ada beberapa tamu undangan yaitu Kepala Sekolah dan
Siswa SMA se Magelang. Presiden juga membawa beberapa Menteri dari
Kabinet Indonesia Bersatu antara lain Menteri Negara BUMN, Sekretaris
Kabinet, Sekjen Deplu dll. Presiden berharap nantinya para siswa akan
mengisi Lembaga-Lembaga Pemerintahan untuk memajukan Indonesia.

Image

Dalam pidatonya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan
beberapa amanat yang harus dilaksanakan oleh para siswa. Beliau
mengingatkan agar para siswa terus berusaha untuk memajukan bangsa ini
dengan belajar dan berjuang. Namun kita juga harus tetap membagi waktu
untuk berorganisasi, belajar memimpin dan dipimpin. Hal ini bertujuan
agar kepribadian kita terbentuk dan bisa menjadi manusia Indonesia yang
berkarakter tangguh. Jangan sampai kita menjadi bangsa yang lemah,
cengeng, apalagi putus asa. Disiplin pribadi seperti disiplin waktu,
taat peraturan, juga harus dibiasakan. Kemudian yang juga tidak kalah
penting adalah sopan santun juga harus dijunjung tinggi. Untuk membawa
bangsa ini menjadi lebih baik, para siswa juga harus selalu aktif dan
kreatif, jangan pasif. Beliau mengatakan bahwa bangsa yang berhasil
memiliki beberapa ciri, yaitu bermoral, berkarakter, berkepribadian
tangguh, bersatu dan harmonis, serta terus berjuang demi bangsa dan
negara. Tidak lupa beliau berpesan kepada seluruh siswa agar kelak
memilih profesi yang tepat, kemudian ditekuni dengan baik agar nantinya
Indonesia akan memiliki bibit-bibit yang dapat memajukannya.

Image

Usai pembekalan dari Presiden, diadakan dialog tanya jawab antara
Presiden dengan para siswa. Tanya jawab yang dilaksanakan berjalan
sangat lancar. Presiden langsung menjawab pertanyaan yang diajukan oleh
para siswa dengan bahasa yang sangat cerdas, merupakan jawaban spontan
tapi sangat berkualitas. Hal ini menambah kekaguman para siswa terhadap
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ditambah ketika Presiden menjawab
pertanyaan para siswa dalam bahasa Inggris. Decak kagumpun kembali
keluar dari para siswa.

Sayangnya, karena Presiden masih memiliki banyak jadwal yang harus
dilaksanakan, maka sesi pertanyaan hanya sampai tiga orang saja. Namun
itu saja sudah cukup bagi para siswa. Rombongan Presiden bergerak
menuju Akademi Militer pada pukul 11.15. Wajah-wajah puas dan gembira
terpancar dari para siswa. Mereka berharap semoga Presiden Susilo
Bambang Yudhoyono dapat membawa Indonesia menuju keadaan yang lebih
baik.