Hillary Cornelia Anggito Nataliza Naibaho (TN 26), Prestasi Yes – Jujur Harus


Hillary Cornelia Anggito Nataliza (17), calon taruni Akpol. (Audrey Santoso/detikcom)

SemarangHillary Cornelia Anggito Nataliza (TN 26), calon taruni asal pengiriman Polda Metro Jaya, memprotes Panitia Pusat Seleksi Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) 2018. Dia merasa ada penilaian yang dirasa tak sesuai.

“Jadi saya itu tiap habis tes, saya tahu nilai saya berapa, itu saya tahu cara penghitungannya karena dari panitia dikasih tahu cara hitung persentasenya. Lalu saya ingat betul renang saya 33,91 detik, jadi nilai renang saya 80,” kata Hillary kepada detikcom di Batalyon Akpol, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (26/7/2018).

Alumni SMA Taruna Nusantara itu mengatakan, saat panitia mengumumkan nilai akumulatif tes jasmaninya pada monitor, dia merasa heran pencapaiannya lebih tinggi dari yang sudah dia hitung. Setelah menghitung ulang dan yakin, dia meminta panitia memperlihatkan ulang nilai-nilai tes olahraga.

M. Choirul Amri (TN 1), Meninggalkan Puncak Mimpi Demi Rumah Inspirasi Nusantara

Meninggalkan Microsoft, Memberdayakan Masyarakat Desa

ARSIP PRIBADI
Muhammad Choirul Amri, pengusaha susu kambing di Bumi Retawu Farm, Ngawi, Jawa Timur

Impian Muhammad Choirul Amri (43) tercapai ketika bekerja di Microsoft pada 2013. Namun, ia memutuskan  keluar dari perusahaan global ternama itu karena ada impian lain yang ingin diwujudkannya. Yakni, membuat Desa Kuniran Ngawi Jawa Timur, kampung halamannya, menjadi desa wisata.

Untuk merealisasikannya, Choirul berencana untuk mengintegrasikan Embung Kuniran, Cagar Budaya Lumbung Padi, sanggar karawitan setempat, dan peternakan kambing. Area-area tersebut dapat menjadi tujuan wisatawan lokal dan mancanegara untuk merasakan kehidupan asli desa Indonesia atau hanya sekadar berswafoto.

“Sebenarnya, sejak saya membantu budidaya lele di kampung, saya menyadari masalah yang ada di desa sebenarnya sederhana,” kata Choirul saat ditemui di Jakarta, Rabu (19/7/2018).

Bangga! Kinantan Arya Bagaspati ikut Harumkan Nama Indonesia di Olimpiade Matematika Internasional – Rumania

Bangga! Anak Bangsa Harumkan Nama Indonesia di Olimpiade Matematika

Tim Indonesia

Twitter/@Kemdikbud_RI – Tim Indonesia

Grid.ID – Rasanya masyarakat masih merasakan euforia atas prestasi Lalu Muhammad Zohri yang mengharumkan nama bangsa pada (12/7/2018) lalu. Kini giliran tim olimpiade Indonesia yang membuat bangga.

Dalam International Mathematics Olympiad (IMO), tim Indonesia berhasil menyabet 1 emas dan 5 perak di Kota Cluj-Napoca, Romania.

Olimpiade ini berlangsung pad 9-10 Juli 2018. Tim yang beranggotakan Gian Cordana Sanjaya (18), Valentino Dante Tjowasi (16), Farras Mohammad Hibban Faddila (17), Kinantan Arya Bagaspati (17), Alfian Edgar Tjandra (17), dan Otto Alexander Sutianto (18).

Medali emas diraih oleh Gian, sementara 5 medali perak diraih oleh Valentino, Farras, Kinantan, dan Otto Alexander.

Informasi prestasi para pelajar Indonesia ini dipublikasi oleh akun resmi Twitter Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, @Kemendikbud_RI.