Flight leader Letkol Pnb IG Widi Nugroho (TN 6) dan Mayor Pnb Dharma Gultom (TN 6) pimpin operasi di Ambalat

5 Pesawat Tempur Golden Eagle Berangkat Jaga Ambalat

5 Pesawat Tempur Golden Eagle Berangkat Jaga Ambalat
Letkol Pnb IG Widi Nugroho memeriksa pesawat T-50i Golden Eagle, sebelum berangkat menjalankan misi operasi ke Ambalat. Foto/Ist

MADIUN – Lima pesawat T-50i Golden Eagle dari Skadron Udara 15 Lanud Iswahjudi Madiun, diberangkatkan ke Ambalat, untuk melaksanakan operasi Garda Nusa dan operasi Lintas Kaswari.

Pesawat-pesawat tempur ini, juga akan menjalankan misi terbang jelajah dan mendukung kegiatan karya bakti ke-71 TNI AU. Dalam menjalankan misinya selama 14 hari, pesawat tempur ini akan berada di Lanud Anang Bursa, Tarakan, Kalimantan Utara.

Kepala Penerangan Lanud Iswahjudi Madiun, Mayor Sus Hamdi Londong Alo menyebutkan, kelima pesawat tempur ini lepas landas dari Lanud Iswahjudi, Kamis (19/7/2018). “Rombongan pesawat, singgah terlebih dahulu di Lanud Balikpapan, Kalimantan Timur, untuk mengisi bahan bakar,” ujarnya.

Dalam menjalankan misi operasi ini, ada sebanyak 44 personel yang terlibat. Selain penerbang tempur, misi ini juga melibatkan para teknisi pesawat T-50i Golden Eagle yang diangkut menggunakan pesawat C-130 Hercules dari Skadron Udara 32, Lanud Abdulrachman Saleh Malang.

Komandan Skadron Udara 15 Lanud Iswahjudi Madiun, Letkol Pnb Hendra Supriadi (TN 5) mengatakan, operasi ini dilaksanakan lima pesawat yang terbagi dua penerbangan. Dua pesawat dengan flight leader Letkol Pnb IG Widi Nugroho (TN 6) dan tiga pesawat dengan flight leader Mayor Pnb Dharma Gultom (TN 6).

“Misi operasi ini dilaksanakan selama 14 hari. Kelima pesawat, melaksanakan patroli di sekitar Ambalat, untuk menjaga keamanan udara di wilayah perbatasan Indonesia,” ujarnya.  (wib) https://daerah.sindonews.com

Letda Rovi Ardya Prawira & Letda Summalaras Fatsagunar (TN 22) peraih Adhi Makayasa dilantik Presiden Jokowi


Praspa TNI Polri. ©Puspen TNI

Merdeka.com – Rovi Ardya Prawira mendapat Bintang Adhy Makayasa dari Presiden Joko Widodo. Dia merupakan lulusan terbaik Angkatan Militer tahun 2018.

Rovi, sapaan Rovi Ardya Prawira mengaku bangga bisa meraih Adhy Makayasa. Menurutnya, perolehan prestasi tersebut menjadi motivasi untuk terus memberikan yang terbaik kepada bangsa dan negara.

“Saya mengharapkan masih tetap konsisten, tetap bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara,” kata dia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/7).

Kinantan Arya Bagaspati raih perak pada International Mathematical Olympiad ke-59 di Cluj-Napoca, Rumania

Tim Olimpiade Matematika Indonesia Sekolah Menengah Atas (SMA) menyabet satu medali emas dan lima perak dalam International Mathematical Olympiad (IMO) ke-59 yang diselenggarakan di Cluj-Napoca, Rumania pada 4 - 14 Juli 2018. (dok Kemendikbud)
Tim Olimpiade Matematika Indonesia Sekolah Menengah Atas (SMA) menyabet satu medali emas dan lima perak dalam International Mathematical Olympiad (IMO) ke-59 yang diselenggarakan di Cluj-Napoca, Rumania pada 4 – 14 Juli 2018. (dok Kemendikbud)INFO NASIONAL– Tim Olimpiade Matematika Indonesia Sekolah Menengah Atas (SMA) mengharumkan nama bangsa dengan menyabet satu medali emas dan lima perak dalam International Mathematical Olympiad (IMO) ke-59 yang diselenggarakan di Cluj-Napoca, Rumania pada 4 – 14 Juli 2018.  Total 6 medali ini menghantarkan Indonesia masuk peringkat 10 dunia dari 106 negara yang berkompetisi.”Ini adalah prestasi tertinggi yang pernah kita raih. Terima kasih kepada tim yang telah berjuang untuk mengharumkan bangsa Indonesia di ajang matematika tingkat dunia, yang merupakan salah satu event yang sangat prestisius dan bergengsi,” ujar Kepala Sub Direktorat Peserta Didik, Direktorat Pembinaan SMA, Suharlan, saat menjemput kedatangan delegasi Indonesia di Bandara Soekarno Hatta, Minggu, 15 Juli 2018.Menurut data dari situs resmi IMO, sepanjang 30 tahun keikutsertaan Indonesia telah berhasil mengumpulkan total 2 medali emas, 22 perak, 44 perunggu, dan 30 Honorable Mention. Di tahun 2018, Indonesia berada di peringkat 10 dari 106 negara yang berkompetisi. Hasil ini melampaui pencapaian negara-negara kuat, seperti Australia (peringkat 11), Inggris (peringkat 12), Jepang (peringkat 13), Kanada (peringkat 16), dan Italia (peringkat 17).

Medali emas diraih oleh Gian Cordana Sanjaya (SMAK Petra 1 Surabaya) dengan total skor 31. Tidak hanya emas, Indonesia juga ‘panen’ perak yang dipersembahkan oleh Alfian Edgar Tjandra (SMA Kharisma Bangsa), Kinantan Arya Bagaspati (SMA Taruna Nusantara), Farras Mohammad Hibban Faddila (SMAK Kharisma Bangsa), Valentino Dante (SMAK 2 Petra Surabaya), dan Otto Alexander Sutianto (SMAK Penabur Gading Serpong). Alfian, Kinantan, dan Farras masing-masing meraih skor 29, Valentino 28, dan Otto raih total skor 25.

Letkol (Pnb) Hendra Supriyadi, yang berjuluk Saber, dan Mayor (Pnb) Dharma Gultom, yang berjuluk Rottweil, berhasil mencapai seribu jam terbang

2 Penerbang Lanud Iswahjudi Raih Seribu Jam Terbang

2 Penerbang Lanud Iswahjudi Raih Seribu Jam Terbang
Dua penerbang tempur Skadron Udara 15 Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Iswahjudi Madiun, Letkol (Pnb) Hendra Supriyadi, yang berjuluk Saber, dan Mayor (Pnb) Dharma Gultom, yang berjuluk Rottweil, berhasil mencapai seribu jam terbang. Foto/ist

MADIUN – Dua penerbang pesawat tempur di Skadron Udara 15 Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Iswahjudi, Madiun, Jawa Timur,  berhasil meraih seribu jam terbang dengan pesawat tempur T-50i Golden Eagle. Peraih seribu jam terbang tersebut, adalah Komandon Skadron Udara 15 Lanud TNI AU Iswahjudi Letkol (Pnb) Hendra Supriyadi, yang berjuluk Saber, dan Mayor (Pnb) Dharma Gultom, yang berjuluk Rottweil.