Profil SMA TN

Pada tanggal 14 Juli 1990, sebuah Sekolah Menengah Atas yang berlokasi di Jl. Raya Purworejo Km5, Magelang, diresmikan langsung oleh Panglima ABRI Jenderal TNI Try Sutrisno, dengan nama SMA Taruna Nusantara.
 
Image:Taruna Nusantara 01.jpg

Sekolah yang menggunakan tanah sumbangan Akmil seluas 18,5 hektar ini pembentukannya bermula dari ide Menhankam RI Jenderal TNI L.B. Moerdani pada tanggal 20 Mei 1985 di Pendopo Agung Taman Siswa Yogyakarta.

Dari ide beliau inilah kemudian dibentuk kerjasama antara ABRI dan Taman Siswa. ABRI melalui Yayasan Kejuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman, sedang dari pihak Taman Siswa melalui Yayasan Kebangkitan Nasional. Selanjutnya kedua yayasan ini membentuk suatu lembaga pendidikan yaitu Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara (LPTTN) yang piagam kerjasamanya ditandatangani pada tanggal 20 Mei 1989.

Peletakan batu pertama pada bulan Oktober 1989 mengambil tempat di Desa Pirikan Panca Arga, Kabupaten Magelang berdekatan dengan kompleks Lembah Tidar Akademi Militer. Kemudian pada bulan Mei 1990 diadakanlah seleksi terhadap calon Pamong (guru) SMA Taruna Nusantara di Mabes ABRI Cilangkap. Selanjutnya pada tahun ajaran 1990/1991 SMA Taruna Nusantara mulai menerima siswa baru angkatan 1 yang berasal dari seluruh tanah air dan telah lolos seleksi ketat.

Kurang dari dua tahun setelah berdiri, setelah melalui tahap akreditasi yang berlaku, pada tanggal 2 Maret 1992 SMA TN ditingkatkan statusnya menjadi DISAMAKAN.

Mulai 1996 jumlah kelas ditambah menjadi 9 dengan diterimanya siswa putri sebanyak 72 orang yang dilaksanakan secara ko-edukasi.

Pada tahun 1993 dilaksanakan wisuda pertama dengan hasil 100% lulus dengan prestasi: NEM tertinggi 62,82, NEM terendah 44,34 dan NEM rata-rata 53,94

Sejalan dengan kebijaksanaan Pemerintah tentang wajib belajar 9 tahun maka diadakan penataan SD, SLTP, SLTA, dimana SLTA dikelompokkan menjadi Sekolah Menengah Umum (SMU) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Dengan demikian memasuki T.P. 1995/ 1996 nama SMA TN berubah menjadi SMU TN. Pada tahun 2004 berubah lagi menjadi SMA TN, mengikuti kebijakan pemerintah dan menggunakan Kurikulum 2004.

Image:Taruna Nusantara 02.jpg

Penyelenggaraan pendidikan SMA TN diarahkan sesuai haluan LPTTN yang berisikan tiga wawasan (Tri Wawasan), yaitu Wawasan Kebangsaan, Wawasan Kejuangan, dan Wawasan Kebudayaan. Setiap langkah dan upaya pencapaian tujuan pendidikan harus diwarnai dan dijiwai Tri Wawasan tersebut.

Wawasan Kebangsaan

Implementasi dari wawasan ini terletak dalam pembinaan kehidupan berasrama penuh yang dikembangkan secara luas dan menjadi nafas kehidupan sehari-hari yang kesemuanya bermuara pada persatuan dan kesatuan bangsa.

Wawasan Kejuangan

Implementasi wawasan ini berupa pembinaan jiwa kejuangan yang tinggi terhadap tugas-tugas, tidak mudah putus asa, etos kerja keras dan disiplin tinggi, serta berorentasi prestasi.

Untuk itu siswa diberikan iklim kompetisi yang tinggi, tantangan-tantangan berupa tugas-tugas yang dapat menggali pengerahan potensi siswa baik bidang akademis, kepribadian maupun jasmani, yang juga akan merangsang pengembangan kreativiasnya.

Wawasan Kebudayaan

Implementasi dari wawasan ini adalah terciptanya masyarakat mini Pancasila di dalam kehidupan kampus SMA TN. Nilai-nilai dasar yang bersumber dari budaya dasar bangsa Indonesia dikembangkan sccara intensif melalui pengaturan kehidupan sehari-hari. Cara hidup yang sesuai dengan budaya dasar bangsa tersebut tercermin dalam sistem pamong yang saling asah asih asuh dan bersendikan kekeluargaan dan kebersamaan.

Penanaman etika dan tatakrama serta norma-nonna masyarakat, pola hidup sederhana dan saling membantu serta kerja sama. Etos kerja keras dan disiplin tinggi yang tetap dipadu dengan pengembangan kreativitas serta kemampuan apresiasi terhadap hasil-hasil budaya. Selain itu dikembangkan kemampuan atau daya saing terhadap arus budaya asing yang semakin deras.

36 thoughts on “Profil SMA TN

  1. maaf mau tanya,
    aturan beasiswa, akan diberikan pada siswa hingga lulus dengan syarat harus mempertahankan prestasinya, jika menurun beasiswa akan dicabut.
    kriteria menurunnya bagaimana ya ? mohon dijelaskan ..

  2. Tanya Pak!
     Di sekolah prestasi baik, nilai minimal 8 juga sudah terlampaui, namun belum punya prestasi Nasional/Internasional. Bisakah mengikuti jalur beasiswa?Akankah diterima jika lulus tes, tapi tak ada prestasi Nasional/Internasional?

  3. sebagai orang tua saya menginginkan sekolah dan pendidikan  yang terbaik untuk anak saya , sekarang anak saya berada di kelas 2 smp di jakarta , apa saja yang harus dipersiapkan bila nantinya saya menginginkan anak saya bersekolah di TN, apabila ada hal2 atau materi yang akan dikirimkan dapat dikirim melalui email saya (dendy.1972@gmail.com), terima kasih. Dendy FS

    • Yang paling penting adalah mengenalkan SMA TN kepada putra bapak, sehingga tidak ada perasaan terpaksa masuk SMA TN karena dorongan orang tua. Lebih bagus adalah keinginan dari putra bapak sendiri.

      Silahkan melihat-lihat website. atau
      Bapak bisa berkunjung ke SMA TN, misalnya pas liburan ke daerah Jawa Tengah.

  4. malamm,.,. saya mau tanya ,, Apakah SMATN adalah sekolah untuk anak yg bercita2 sebagai TNI,ABRI,polisi saja,.,.  dan jurusan apha saja yg ada di sna,.,.  jika sya bercita2 sbgai doktter apakah cocok skolah disana,., terima kasih,.]
     

  5. Mohon infonya apakah utk melanjutkan ke AKABRI perlu persyaratan/test sprt peserta lainnya atau bisa langsung masuk ke AKABRI tanpa melaui proses2 umumnya, karena putra saya bercita-cita menjadi AAL .terimakasih

Tinggalkan Balasan